Reading

You have to read a lot, you will find a wonderful word.

BE HAPPY

If you're happy, you will spread your happiness around you.

BE KIND

The world needs you to be nice and great person.

Grateful

What thing you have know is the best thing for you, be grateful of it.

Never stop traveling

Go to some where with your friends that makes you more relax.

Achieve your dreams!

Make people proud of you.

Achieve your dreams!

Make people proud of you.

Thursday, December 22, 2022

Arti kelulusan

Graduation day….

 

Tanggal 17 november kemarin aku telah diizinkan Allah untuk menyelesaikan study di kampus tercinta. Hari itu sangat happy sekali karena keluarga ikut mengantarkanku wisuda. Dengan diberikan gelar master, semoga Allah selalu membantuku untuk bermanfaat untuk orang lain, untuk orang-orang yang membutuhkan ilmuku, semoga ilmu yang aku dapat merupakan ilmu yang berkah yang manfaatnya tidak hanya aku rasakan, namun semua orang bisa merasakan. Aamiin

Tidaklah mudah untuk sampai dititik ini, perlu perjuangan, perlu ketekunan, dan ekstra usaha untuk sampai disini. Tidak sedikit air mata yang mengalir, aku ingat betul, saat bagaimana perjuanganku menyakinkan penguji bahwa apa yang telah aku tulis layak untuk diujikan dan sebagai syarat kelulusan. Beberapa kali melewati revisi dan perjuangan melawan batin yang luka, orang-orang baik yang Allah hadirkan menjadi support sistem terbaik saat itu menjadikanku kuat dan bertahan pada kondisi tersebut.

Iya, mungkin berbeda mahasiswa berbeda pula ujian kelulusannya, ketika aku mendapatkan pembimbing-pembimbing yang baik, namun aku harus dihadapkan dengan penguji yang sangat butuh effort ekstra untuk menerima apa yang telah aku tulis. Begitupun sebaliknya, ada temanku yang mendapatkan pembimbing yang mungkin baginya adalah sangat seram, namun saat ujian mendapat penguji yang tidak seseram pembimbing. Seee? In this case, we all know we have different test of life. Yeah, this is life. Kita meraungi perjalanan kehidupan yang berbeda. What we need is stay survive in our phase of life. Bertahan pada saat sulit merupakan hal yang terpenting yang harus kita tanamkan pada diri kita, kita dituntut untuk mencari strategy terbaik untuk tetap bertahan. Dan perlu kita ingat bahwa, kita menghadapi masalah karena kita mampu akan menyelesaikannya. Yang terpenting adalah kita bertahan dan tidak menyerah.

Saat itu, memang aku menangis meronta, dan kecewa pada diri sendiri, namun setelah itu aku sadar dan bertahan diposisi tersebut. Aku mau diberikan masukan dan menerima apa yang penguji sarankan walaupun itu berat untuku. It’s ok if it is solving the problem. I accept what I have to accept. Tidak apa-apa menerima hal pait, selagi pait itu akan mengantarkan kita pada tujuan akhir kita. Artinya, tidak apa-apa jika harus merombak total sesuai dengan arahan penguji selagi itu mendekatkanku pada jalan finish menuju kelulusan. Dari apa yang telah dilalui, kejadian itu juga membuatku semakin tangguh, dan percaya kepada diri sendiri bahwa semua masalah ada solusinya, kitanya saja yang terkadang menolak, proses penerimaan itulah yang membuat diri lama untuk bisa maju, jangan lama-lama untuk menerima apa yang harusnya dilakukan ketika itu baik untuk kita. See? Dari banyaknya rintangan, ternyata ada hikmah yang sangat amat berharga. Every moment of our life has moral values so that find the value from each bad or happy moment we have.

Dari kelulusan ini, aku juga banyak belajar bahwat tidak semua teman seperjuangan bisa lulus bersama. Mungkin ada yang senang melihat kelulusan kita, namun mungkin juga ada rasa iri karena kita lulus dahulu daripada yang lain. Dari sini aku belajar, kita tidak bisa membanding-bandingkan proses kelulusan kita dengan orang lain, diri kita sendirilah yang bertanggung jawab penuh atas kelulusan itu, tidak serta merta karena lulus dahulu itu berarti egois dengan teman-teman kita yang lain. Tidak ya, sekali lagi tepat atau tidak jadwal kelulusan adalah tanggung jawab pribadi, bukan orang lain. Untuk teman-temanku yang selalu mendukungku, terima kasih atas dukungan tulus kalian, aku yakin kalian yang belum sampai dititik akhir kalian pasti bisa sampai titik akhir dengan masing-masing perjuangan kalian, kalian harus percaya dengan diri kalian sendiri, berjuanglah selagi itu akan mendekatkanmu pada pintu keberhasilan. Aku tahu untuk kalian perjuangan ini tidaklah mudah, pun bagiku, tapi percayalah lelahmu pasti akan terbayar lunas di akhir nanti. Keep fighting!

Arti lain dari kelulusan ini adalah salah satu persembahan yang bisa aku berikan kepada kedua orangtuaku yang selama ini telah mendukung penuh perkuliahan. Mungkin jika ada sebutan malaikat tak bersayap adalah nama lain dari orang tuaku, mereka yang selalu ada untukku disetiap saatku membutuhkan. Salah satu kasih sayang Allah yang diberikan kepadaku adalah menghadirkan kedua orang tuaku yang selalu memberikan hal yang terbaik untukku. Semoga Allah membalas segala kebaikan yang orangtuaku berikan kepadaku. Aku sampai dititik ini adalah berkat doa orang tuaku. Tanpa doa orang tua mungkin jalan terjal yang aku lalui tidak akan menjadi mudah. Semoga bekal ilmu yang telah orang tua kita berikan kepada kita menjadi salah satu cara untuk berbakti kepada mereka. Semoga orang tua kita adalah orang tua yang bahagia memiliki anak-anak seperti kita. Aamiin

Sunday, December 18, 2022

Jadwal keberangkatan yang berbeda

 Di Bulan Oktober yang sangat riuh, aku telah kehilangan sosok wanita yang sangat kuat, dia adalah nenek kami.

Di bulan Oktober, kami sekeluarga sangat terpukul atas kehilangan nenek yang kami cintai, selama bertahun-tahun pengobatan yang kami perjuangankan, namun Allah SWT mempunyai kehendak yang lain. Lagi-lagi aku harus mengingatkan diri sendiri, bahwa kita bukan berpisah pada dia yang telah pergi kepada Rabb, namun kita mempunyai jadwal keberangkatan yang berbeda untuk bertemu Rabb kita, nenek harus berangkat dulu bertemu Sang Maha Kuasa, InsyaAllah kelak kita akan reuni di Surga, Aamiin. Mohon doa terbaiknya untuk ketenangan nenek kami di alam kubur. Semoga beliau husnul khotimah. Aaamiin

RUANG DIRI

 

Banyaknya pertemuan dengan orang,

Banyaknya tugas yang ingin diselesaikan,

Banyaknya kegiatan yang silih berganti

Membuat diri merasa seperti ada yang hilang

Aku termenung dan berdoa

“Ya Rabb, berilah ketenangan…..”

Ketenangan yang bisa mengantarkanku lebih dekat dengan-Mu.

Ketenangan yang bisa menambah semangatku dalam beribadah

Ya, dalam sekian bulan aku merasa kehilangan ruang untuk diri sendiri, untuk sekedar menyapa diri saja terkadang terlupakan. Sehingga membuat diri ini agak sedikit stress dan merasa ada yang kurang  dari diri, seperti ada hal yang belum terpenuhi.

Rasanya aku kehilangan ruang diri.

Orang mempunyai cara yang berbeda untuk mengisi ruang diri.

Bagiku, kehilangan ruang diriku bukan tidak ada waktu untuk menyendiri, namun kehilangan ruang diriku itu artinya aku kehilangan waktu untuk sekedar menulis dengan bebas dan mefleksi apa yang sudah terjadi.

Biasanya, setiap minggu aku selalu menyempatkan untuk menulis untuk mencari hikmah, namun karena diri belum bisa mengatur waktu dengan baik, aku kehilangan momen-momen menulis ku, karena kurasa sangat amat riuh kehidupan beberapa bulan terakhir, sehingga menjadikan aku sering sakit, dan tidak mengontribusikan diri untuk menulis bebas, padahal menulis adalah hal yang sangat menyenangkan dan cara diri untuk mengumpulkan energi baru.

Memberikan ruang untuk diri sendiri di tengah riuhnya kehidupan adalah suatu hal yang sangat perlu dilakukan untuk merawat diri dan pikiran agar tetap waras dan sehat.

Memberikan ruang untuk diri sendiri adalah sebuah ketenangan, membiarkan dirimu dan Rabb-Mu bebincang-bincang dalam kesunyian adalah kenikmatan yang mungkin butuh perngorbanan untuk kamu yang sedang dalam kesibukan.

Sesibuk apapun kita, berilah ruang untuk diri kita sendiri, agar pikiran kita terbuka dan bisa menghayati apa yang ingin dan sudah kita lalui..  tetap semangat berjuang untuk kehidupan…

Sunday, October 9, 2022

Mandi Sebelum Shubuh

Masih dalam perjalanan bersama bapak, aku sangat menikmati momen-momen bersama bapak terutama saat bapak mengantarkanku di suatu tempat. Topik selanjutnya yang bapak bahas adalah tentang mandi sebelum shubuh. Ternyata beliau baru merasakan manfaat yang sangat luar biasa bagi tubuhnya dari mandi sebelum shubuh.

“kamu tahu Nak, mandi sebelum shubuh itu manfaatnya sangat luar biasa.” Jelas bapak

“iya, bapak.” Ucapku dengan lirih.

“Dulu sebelum bapak mandi sebelum shubuh pasti kalau menjelang pagi bersin-bersin dan flu, hidung meler terus, terus bapak mulai membiasakan diri untuk mandi sebelum shubuh seperti yang dilakukan ibumu, ternyata enak dibadan, Nduk.” Ujar bapak.

“sebelumnya sih ya mandi shubuh, tapi tidak sesering sekarang, sekarang hampir setiap hari mandi shubuh, rasanya dibadan enak, dan enteng untuk dibuat kerja, malah bapak kasih tahu Pak Pi (karyawan ditoko) kalau mandi shubuh itu pol entengnya buat badan, pegel-pegel hilang begitu, eh Pak Pi bilang seperti ini nduk, jelas bapak.

“Lho, kamu baru tahu, saya sudah bertahun-tahun melakukan itu!” kata Bapak bercerita jawaban Pak Pi.

“Oo, ternyata dia juga selama ini mandi sebelum shubuh, makanya badannya kuat terus, menurut bapak dia seperti tidak punya rasa pegal dan capek kalau kerja itu, oh makanya dia juga sudah menerapkan mandi sebelum shubuh.” Jelas bapak

Aku mendengar apa kata bapak dengan seksama. Dan bapak masih melanjutkan cerita.

“Sekarang bapak biasakan mandi sebelum shubuh enak dibadan, pegel-pegel hilang, kalau kamu pengen capek dan pegelmu hilang ya mandilah sebelum shubuh, seger dan itu ternyata banyak khasiatnya untuk tubuh, peredaran darah menjadi normal, daya tahan tubuh kita akan lebih kuat, ya seperti bapak tadi sebelumnya flu terus sejak mandi sebelum shubuh daya tahan tubuhnya lebih kuat makanya sudh jarang flu sekarang, nduk.” Jelas bapak

“ya bapak, alhamdulillah.” Jawabku dengan singkat

Benar adanya, ketika kita mandi sebelum shubuh tubuh akan merasakan banyak manfaat. MMenurut artikel yang sudah di terbitkan di banyak website, seperti merdeka.com, menjabarkan banyaknya manfaat mandi sebelum shubuh bagi tubuh, yaitu menghilangkan perasaan stres dadepresi, untuk membantu mencegah tubuh terkena hipertensi, untuk membantu menjaga kesehatan kulit, untuk membantu menurunkan kadar gula darah, dan mungkin masih banyak lagi yang kita dapatkan setelah terbiasa mandi sebelum shubuh, seperti yang telah bapak aku rasakan, setelah beberapa bulan membiasakan diri untuk mandi sebelum shubuh rasa pegal-pegal dan flu yang sering datang sekarang dikit demi sedikit hilang. Dan juga diiringi dengan pola hidup sehat tentunya.

Jadi, kita yang mungkin sekarang belum tahu manfaatnya mandi sebelum shubuh bisa melakukannya mulai dari sekarang ya, semoga ketahanan tubuh kita terjaga dan lebih kuat setelah melaksanakannya, dan tak lupa adalah berdoa agar Allah memberikan kita kesehatan sehingga bisa beribadah dengan maksimal, yuk berdoa untuk kesehatan kita:

Allahumma ‘afini fi badani, allahumma ‘afini fi sam’i, allahumma ‘afini fi bashori la ilaha illa anta’

Artinya: "Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada badanku. Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada pendengaranku. Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada penglihatanku. Tiada sesembahan kecuali engkau."

Semoga dimanapun kalian berada Allah berikan kesehatan dan kebahagiaan. Aamiin

 

 

 

 

 

 

Ref:


1) merdeka.com. “5 Manfaat Mandi Sebelum Subuh Bagi Kesehatan, Dapat Cegah Penyakit”.  “https://www.merdeka.com/jatim/5-manfaat-mandi-sebelum-subuh-bagi-kesehatan-dapat-cegah-penyakit-kln.html.”
2._ Surya.co.id dengan judul Doa Minta Kesehatan Badan Latin dan Terjemahan, Allahumma Afini Fi Badani Viral di TikTok, https://surabaya.tribunnews.com/2022/02/19/doa-minta-kesehatan-badan-latin-dan-terjemahan-allahumma-afini-fi-badani-viral-di-tiktok.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah

 

Tuesday, October 4, 2022

Surat Tabarok

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

 

Bagaimana kabar kalian? Aku harap kalian dalam keadaan baik-baik saja ya, aamiin. Apapun kesibukan yang kita jalani saat ini semoga kesibukan dalam kegiatan apapun itu tidak mengurangi rasa iman kita kepada Tuhan kita, Allah SWT. Semoga dimanapun dan kapanpun kita selalu dibimbing-Nya dan dijaga dari segala hal yang buruk. Aamiin. Semangat ya kita semua untuk mejalani hari demi hari, tahun demi tahun yang tidak terasa terus berganti.

Bulan ini sudah bulan oktober, rasanya cepat sekali ya, dan sudah sekian minggu aku tidak berkabar di tempat kesayangan ini. Karena apa? Karena memang aku belum bisa mengatur waktu dengan baik dan fokus untuk menulis apa yang seharusnya aku tulis. Namun, rasanya banyak sekali hal di dalam kepala yang ingin aku tulis dan aku kenang untuk selama-lamanya, sebagai apa? Sebagai pelajaran tentunya. Salah satunya akan aku coba menulis tentang perbincangan aku dengan bapakku tercinta.

Dikarenakan minggu lalu aku sedang tidak enak badan, aku pulang dengan meninggalkan motorku dan ikut rombongan pulang om dan tanteku. Sehingga hari senin pagi aku diantar bapak untuk kembali ke kota menjalankan kewajibanku untuk mengajar. Seperti biasa, ketika aku sedang berdua dengan bapak pasti ada percakapan diantara kami. Mulailah percakapan kami dalam mobil.

“Nduk, sekarang surat apa yang sedang kamu amalkan?” “Yasin?” Al-waqiah?” tanya bapak dengan penuh semangat.

“Hmmmm,, tidak bapak.. aku..” sahutku.

“Lho, biasanya kan kamu suka Yasin? Al-waqiah? Atau Ar-rahman?” bagus itu, ujar bapak.

“Iya dulu bapak, namun sekarang entah kenapa aku ambil surat lain, itu lho surat Al-Hasyir, katanya Gus Baha, Gus Baha selalu baca itu setiap hari, lalu aku mengikutinya, tapi ya semampuku bapak, kadang ya Surat Yasin, tapi sudah jarang Al-waqiah, hiks” jelasku.

“Bagus itu, surat Yasin, Al-waqiah, Al-Mulk, Ar-rahman, bapak selalu itu sekarang, semoga istiqomah, baca satu surat saja itu banyak manfaatnya, katanya Gus Baha, barang siapa yang baca surat tabarok, Al-Mulk, nanti saat di akhirat di alam kubur malaikat tidak berani tanya nduk,” jelas bapak.

Dan aku mendengarkan dengan seksama apa yang diceritakan bapak.

“Saat diakhirat nanti, malaikat akan tanya kepada kepada kita, tapi kalau kita sering baca Al-Mulk maka yang bantu kita nanti surat Al-mulk, amalan kitaa, Al-Mulk nanti berubah menjadi orang yang akan membela kita disaat kita didalam kubur,  seperti yang diumpakan Gus Baha dalam ceramahnya.” Jelas Bapak. Dan Bapak mulai menceritakan apa yang diceritakan Gus Baha.

Hey malaikat, ojo wani kon karo aku” “Jangan berani kamu denganku”, Ujar surat tabarok.

lalu malaikat tanya “kon sopo?” “kamu siapa?” kata malaikat.

 Al-Mulk pun bilang “aku Qolame Allah” “Aku Qalamnya Allah.

 Lalu malaikatpun menyampaikan ke Allah, “niki terose Qolame, njenengan Gusti Allah”.  “Ini ada yang menyampaikan Qalamnya Engkau Ya Allah.

Lalu, Allah mengatakan “Yawes gak popo”. “Iya sudah tidak apa-apa.”

Akhirnya malaikatpun tidak berani bertanya-tanya lagi kepada orang yang mempunyai amalan Al-Mulk tadi karena sudah dibantu dan dibela oleh ada Qalame Allah.” Jelas bapak dengan semangat menceritakan itu semua kepadaku.

Walaupun aku sekilas sudah pernah mendengarkan cerita tentang itu dari ceramah yang diberikan oleh Gus Baha, namun, aku tetap diam mendengarkan cerita bapak yang sangat antusias, dan memang ceritanya lebih detail sehingga aku lebih paham dan lebih mudah aku ingat ketika akan bercerita kembali. Bersyukurlah aku telah diberikan bapak yang bisa bercerita panjang lebar tentang Qalam Allah, yaitu surat Al-Mulk.

Iya memang surat Al-Mulk, membawakan banyak keutamaan jika membacanya, seperti yang sering aku dengarkan dari buku bacaan, dari ceramah ustad-ustad dan dari mbak-mbak yang sering memberikan siraman qolbu, bahwa barangsiapa yang membaca Al-Mulk sebelum tidur maka dia akan terbebas dari siksa kubur. MasyaAllah… Dan itu hanya salah satunya saja, mungkin banyak keutamaan lain yang harus kita ketahui agar kita lebih dekat dengan Al-Qur’an sehingga dekat juga kita dengan Allah SWT. Aamiin

Semoga kita sebagai manusia biasa yang sudah dibekali Allah Al-Qur’an kita dapat membaca dan mengamalkannya, semoga kita diberikan keistiqomahan agar bisa selalu dekat Al-Qur’an, aamiin. Jangan bosan-bosan dengan membaca Al-Qur’an ya, ayo kita semua sama-sama terus berbenah mendekatkan diri kepada Allah dengan selalu membaca Al-Qur’an. Semangat hari ini dan seterusnya yaa. Semoga cerita diatas bisa menguatkan dan mengkokohkan keyakinan kita pada keutamaan-keutamaan membaca Al-Qur’an, dalam memperdekatkan diri kita pada surat-surat dalam Al-Qur’an, surat Al-Mulk pada khususnya. Aamiin

 

 

 

 

Saturday, September 10, 2022

Amanah Baru

Menjadi seorang konselor itu memang tidak mudah, salah satunya harus memiliki jiwa empati yang tinggi. Sekarang barulah aku sadar bahwa Allah menghadirkan orang-orang yang pernah bercerita secara mendalam kepadaku dan memberikannya solusi ataupun sekedar mendengarkan adalah salah satu persiapan untuk menyambut amanahku hari ini. Iya, salah satu amanahku sekarang adalah menjadi konselor di salah satu sekolah menengah kejuruan. Kalau memang sebelumnya aku sudah sering menerima curhatan dari teman sebaya, namun sekarang yang harus aku terima adalah curhatan dari kalangan yang berbeda, dari murid-murid dan para wali murid. Itu artinya, jiwa empatiku harus selalu aku asah untuk bisa membantu mereka, apalagi aku bukanlah dari seorang lulusan psikolog ataupun bimbingan konseling, butuh tenaga ekstra dan ketenangan untuk memperdalam ilmu konseling.

Pada awal diumumkan bahwa aku diberikan kesempatan untuk menjadi guru BK aku menolak, namun dengan diyakinkan para kolega di tempat kerja, aku memberanikan diri untuk menerima amanah itu. Saat itu aku berdoa “jika ini yang bisa aku perbuat untuk-Mu, permudahkanlah ya Allah.” Dan aku merasa memang sedang dimudahkan Allah saat ini. Satu bulan lebih aku telah menjadi guru BK, dan merangkap guru-guru lainnya. Hebat, bukan? Semua itu karena memang keadaan, mau tidak mau harus segera beradaptasi dengan lingkungan. Sampai saat ini baru sekitar 7 murid yang aku tangani secara langsung. Dari 7 murid tersebut, aku menemukan sisi-sisi baru dalam kehidupan ini. Satu pelajaran penting yang dapat aku ambil dari konseling tersebut adalah setiap anak mempunyai permasalahanya tersendiri, entah itu dalam tingkatan berat atau ringan, mereka mempunyai masalahnya tersendiri, entah dari diri sendiri ataupun dari lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah, dan dari masalah-masalah yang dihadapi murid, aku sadar betul bahwa di luar kehidupanku ada beban-beban mental yang sedang dihadapi orang-orang, ada yang sedang berjuang mempertahankan kehidupannya. Saat itu memang terkadang aku harus berpikir secara mendalam apa yang bisa aku berikan kepada mereka agar mereka tidak putus asa dan tetap berjuang dengan kehidupan ini, aku harus berpikir langkah terbaik untuk membantu mereka, yang mana terkadang membuatku bingung sendiri, “Ya Allah, sebegitunya masalah anak ini, bisakah aku membantunya?” terkadang aku juga ingin menyerah dengan hidup ini, tapi apa iya aku menyerah? dan membiarkan mereka terpuruk?. Tidak bukan?.

Dari situ, aku teringat nasehat dari seorang guruku yang telah aku beritahu bahwa aku diamanahi sebagai seorang guru BK, beliau berkata “tidak apa-apa, coba cari buku-buku pendukung bagaimana konseling itu dilakukan, baca informasi-informasinya. Dan masalah-masalah yang siswa hadapi, dari situ kamu akan lebih bersyukur melihat kehidupanmu lebih baik dari mereka.”

Ya, betul adanya. Nikmat Allah itu luas, dan tidak pernah bisa terhitung bilangannya. Dari banyaknya masalah yang aku terima dari murid, aku merasa bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan kepada diriku. Dan salah satu bentuk besyukur adalah membantu murid-murid untuk menghadapi masalah yang sedang mereka hadapi, jangan sampai dari masalah yang hebat itu mereka salah ambil langkah dan merugikan mereka sendiri. Ya, tugasku sekarang adalah lebih ke mengarahkan mereka untuk ambil langkah yang baik yang sesuai dengan fitrah kita sebagai manusia. Dan lagi-lagi memang harus diingatkan kepada Tuhan kita, bahwa apapun yang sedang kita hadapi sekarang itu adalah cara Allah untuk mendewasakan kita, untuk menguji kita, apakah kita akan minta tolong kepada-Nya atau malah melupakan-Nya.

Semoga dengan bertemunya aku dengan mereka adalah cara Allah melatihku untuk lebih dewasa, lebih kokoh imannya, lebih berlapang dada, dan memberikan kesempatan untuk bisa menjadi orang yang bermanfaat.

Apapun amanah yang sedang kita emban, semoga semua itu adalah bentuk ibadah kita kepada Allah yang bisa kita jadikan bekal dikemudian hari. Aamin

Thursday, September 1, 2022

Beruntung

 Cara Allah menyampaikan Sayangnya

 

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarakatuh

Bagaimana kabar hari ini? Aku harap semua rencana-rencana dan segala aktivitas kita bernilai ibadah ya, Aamiin.

Kalian sadar tidak kalau semua aktivitas kita ini terselesaikan karena atas bantuan Allah semata, tanpa pertolongan-Nya kita tidak dapat menyelesaikannya.

Segala kenikmatan, kabar gembira, dan kabar bahagia lainnya adalah tidak lain adalah bentuk sayangnya Allah ke diri kita. Allah akan mengganti rasa sedih yang telah kita lalui dengan kebahagian dan kesabaran.

Apa kalian pernah menyadari kalau ada orang-orang yang Allah kirimkan kepada kalian yang tugasnya adalah menghibur kalian, memberikan kasih sayang, memberikan dukungan, memberikan nasihat, memberi dan mencintai dengan rasa tulus, dan kebaikan lainnya yang mana itu semua membuat hari-hari kita lebih bersemangat dan penuh harapan baik di masa depan. Itu semua adalah tanda sayangnya Allah kepada kita  yang disalurkan dari makhluk-makhluk-Nya dan sampailah kepada kita.

Begitupun juga dengan apa yang aku rasakan saat ini, Allhamdulillahirobbil’alamin, aku bersyukur dan beruntung sekali diizinkan Allah mempunyai orang yang mempercayai diriku yang mana aku yakin itu semua atas kehendak Allah.

Aku sangat ingat sekali ketika aku menanyakan tentang pekerjaan yang telah aku lakukan untuk membantu beliau, dan beliau berkata “saya udah percaya tingkat tinggi.” Di lain kesempatan berkata “saya sudah percaya tanpa batas.” Itu artinya, kepercayaan beliau kepadaku sudahlah penuh. Dan apa yang telah aku kerjaakan tidak pernah beliau singgung ataupun memberikan feedback yang tidak baik, semua feedback dari beliau selalu baik dan selalu meningkatkan kemampuanku.

Beruntungnya aku diizinkan Allah bertemu dengan beliau, yang mungkin dari beliau aku juga banyak belajar, mulai dari kegigihannya, ketegasannya, dan kepeduliannya. Dan banyak hal yang seharusnya perlu aku tulis tentang beliau, yang bisa aku jadikan bekal di dalam kehidupanku. Tidak terasa juga, ternyata sudah bertahun-tahun aku telah diberikan kesempatan beliau untuk membantu tugas-tugas yang mungkin bisa aku bantu untuk meringankan tugas yang diembannya. Walaupun tidak setiap minggu, namun dipastikan setiap bulan atau beberapa bulan ada tugas yang beliau izinkan untuk aku bantu. Sehingga, ketika beberapa pekan tidak ada calling to help, seperti ada yang kurang, sehingga perlu aku pastikan apakah ada yang perlu dibantu.

Beruntung juga jadi diriku, sudah diberikan kepercayaan begitu tinggi. Namun, aku yang terkadang mungkin belum memberikan hasil yang sesuai harapan beliau, tapi tetap aku pastikan aku akan memberikan bantuan yang terbaik. Semoga apa yang telah aku kerjakan dapat membantu meringankan bebanya. Dan dijaga selalu dirinya.

Sudah berulang kali aku berpikir setelah tidak belajar di kampus, mungkin beliau sudah tidak ingat denganku dan sudah tidak butuh bantuanku. Pada nyatanya pada saat ini beliau masih membutuhkanku. Namun, aku tidak pernah tahu kepercayaan yang diberikan kepadaku itu diberikan entah sampai kapan. Semoga aku bisa menjaga kepercayaannya dengan baik.

Karena memang menjadi kepercayaan itu tidaklah mudah untuk di dapatkan sehingga menjaga adalah yang penting yang perlu dilakukan dengan cara apa? Dengan cara komunikasi dengan baik.

Untuk kalian yang sekarang menjadi kepercayaan orang, jangan sia-siakan kepercayaan itu ya, mari kita bersama-sama untuk menjaga kepercayaan itu agar kita kisa bertumbuh menjadi dan tergolong sebagai manusia yang bisa menjaga kepercayaan dengan bantuan-Nya.