Tulisan
ini dibuat tidak lain untuk kita semua, diri sendiri khususnya, jika kita nanti
dihadapkan dalam kesedihan, ingat-ngat bahwa kesedihan datang tidak untuk
selamanya. Maka bersabarlah, ada pahala disitu. Jika kita nanti dihadapkan
dalam kesenangan, ingat-ingat bahwa kesenangan tidak selamanya berpihak pada
kita, maka bersyukurlah sudah diberikan rasa kesenangan. Pun dengan rasa-rasa
yang lain, karena life is never flat, and it must to go on.
Reading
You have to read a lot, you will find a wonderful word.
BE HAPPY
If you're happy, you will spread your happiness around you.
BE KIND
The world needs you to be nice and great person.
Grateful
What thing you have know is the best thing for you, be grateful of it.
Never stop traveling
Go to some where with your friends that makes you more relax.
Achieve your dreams!
Make people proud of you.
Achieve your dreams!
Make people proud of you.
Tuesday, May 23, 2023
Life is neverl flat
Monday, April 3, 2023
Sadarlah
Kalau Allah sudah beri kamu teman-teman yang baik, kalaupun itu tidak
banyak, dan bisa dihitung dengan jari saja, tapi dia yang selalu mengingatkanmu
pada kebaikan, menyanyangimu tanpa alasan, dan berjanji akan mencarimu saat kau
tidak ada di surga, maka, itulah nikmat Allah yang tidak terhingga.
Wahai diri, sadarlah, Allah itu begitu sayang padamu, buktinya ada
yang mau membantumu saat kamu butuh pertolongan, ada kemudahan saat kamu dalam
kesulitan. Coba diingat-ingat, pasti banyak kesulitan, kesusahan, dan kesedihan
di masa lalumu, tapi Allah telah menolongmu sehingga bisa melewatinya, melaluinya,
dan menerimanya dengan lapang dada. Bukannya itu semua adalah bukti sayangnya
Allah kepadamu?
Wahai diri, sadarlah, Allah itu
pemberi tanpa batas, buktinya sampai sekarang kamu masih diberikan kesehatan,
kebahagian, dan ketenangan hidup, walaupun sebenarnya Allah tidak butuh kamu,
namun Allah tetap memberi disetiap harinya kepadamu. Beda dengan kamu, yang
mungkin jika kamu tidak butuh seseorang maka kamu tidak memberinya, aturan itu
tidak berlaku bagi Allah. Semua makhluknya akan dijamin diberikan kehidupan.
Maka, mintalah pada Allah, sesungguhnya Dia Maha Pemberi tanpa batas.
Wahai diri, mulai saat ini kamu harus berjanji pada dirimu sendiri,
bahwa jangan banyak main di dunia, perbaikilah hubunganmu dengan Allah, ketika
kamu mengenal Allah, itu lebih dari cukup, nikmat akan kamu dapatkan, hati akan
penuh kesyukuran, hari-harimu akan terisi kebaikan, dan dunia dan akhiratmu akan
terjaminkan. Kenalilah Allah sepanjang hidup, dan terus lari kepada-Nya. Jika suatu
saat kamu lelah, tidak apa, istirahatlah sejak, namun jangan berhenti, teruslah
berjalan dengan pelan, isi tenaga untuk kembali kepada-Nya. Mendekatlah kepada Allah,
Dia selalu setia menunggumu kembali kepada-Nya, walaupun kamu sekarang merasa
jauh, kamu masih punya waktu. Kembalilah…
Friday, February 3, 2023
a simple life
Dari atas cendela aku memandang pemandangan yang sangat indah, tanaman padi di sawah yang membentang luas memenuhi pandangan mataku. Mungkin baru hari ini aku mempunyai waktu yang agak lama untuk memandang dan menikmati indahnya ciptaan-Nya. MasyaAllah, begitupun seharusnya pengucapakan pemujian pada segala ciptaan-Nya yang begitu indah.
Sejenak mata
memandang, mata ini berhenti pada satu titik diantara indahnya ladang padi itu,
apa kamu bisa menebak apa yang aku lihat?
Ya, aku melihat dua
insan yang duduk menikmati sarapan paginya di bawah pohon pohung atau singkong
yang ditanam di setiap pembatas sawahnya. Aku mulai berpikir apa ya yang mereka
rasakan saat sarapan bersama itu? Semoga salah satu yang mereka rasakan adalah
sebuah ketenangan.
Dan aku masih terus
memperhatikan mereka dari atas candela, mereka melanjutkan menghisap rokoknya
dan mulai memandang disekitar mereka. Entah mereka tahu apa tidak jika aku
sedang memperhatikannya dari atas. Mereka terus menikmati rokok mereka
masing-masing dengan saling berhadapan. Aku yakin mereka sekarang sedang
merasakan ketenangan, karena dari atas sini aku dapat merasakan bahwa mereka
menikmati itu.
Yang mana ketenangan
yang mereka rasakan sepertinya tertularkan kepadaku. Ya, dengan menulis apa
yang sedang aku rasakan dan dapat mencurahkan segala pikiran berbentuk
kata-kata adalah salah satu kegiatan yang membuatku tenang. Terlihat dari sini
mereka sedang berbincang-bincang. Itu mungkin salah satu cara mereka untuk
menghilangkan penat dan tuntutan hidup yang serba ingin instan.
Mereka berdua masih
dalam pengawasanku, dan aku berpikir “begitu sederhananya mereka meraih ketenangan,
tanpa ada embel-embel yang disukai banyak orang, tanpa adanya benda-benda mewah
disekitar, tanpa ada niat untuk pengakuan, mereka berbagi cerita tanpa adanya
canggung dan tanpa adanya penilaian penampilan.”
Mungkin ada banyak
sisi positif yang bisa kita ambil dari bapak-bapak yang ada disawah tadi
tentang kesederhanaan dalam hidup. Tidak perlu barang-barang mahal kalau kita menginginkan
ketenangan, karena ketenangan bisa di raih dari mana saja, salah satunya
menerima keadaan atau takdir yang diberikan Tuhan kita ke kita saat ini. Yakinlah,
kita hidup di dunia ini sudah dijamin oleh Tuhan kita, jangan banyak risau dan
cemas tentang masa depan, hiduplah saat ini, nikmatilah yang ada, bersyukurlah,
sesungguhnya Tuhan kita amat sangat mencintai hamba-hambanya yang pandai
bersyukur.
Selamat Weekend....
Notes: “sesungguhnya
apa yang ditulis adalah nasihat untuk diri sendiri”
Thursday, January 5, 2023
Dijadwalkan
Selayaknya seorang yang ingin berpergian menggunakan kereta, ia harus menjadwalkan kapan ia akan berangkat dan pulang, begitupun dengan seseorang yang ingin melakukan kebaikan, ia harus menjadwalkan kapan kebaikan itu akan dilaksanakan dan menyusun jadwal kebaikan dengan rapi.
Seperti yang
telah aku dengar berkali-kali, bahwa "kebaikan yang tidak direncanakan
atau dijadwalkan dengan baik akan terkalahkan dengan keburukan yang telah
tersusun dengan baik."
Oleh karena
itu, kebaikan kita harus direncanakan, harus disusun, dan ditetapkan kapan
dilakukan. Kalau tidak begitu, kita akan selalu menunda-nunda, menomor
sekiankan, dan akhirnya kita lupa padahal kita tidak tahu sampai kapan kita
diberikan kesempatan untuk melakukan kebaikan.
Apakah kita
tidak merasa senang pada saat terbesit kebaikan di hati dan pikiran kita karena
itu artinya kita sedang diberikan signal untuk melakukan kebaikan itu?
Apakah kita
tidak merasa senang bahwa itu adalah sebuah hidayah dari Sang Maha Kuasa untuk
mengaktifkan otot kebaikan kita?
Jangan bosan
untuk merancang kebaikan ya, yuk mari susun rencana-rencana baik kita.😊
"Barangsiapa
yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat
(balasan)nya."(Q.S.Az-Zalzalah : 7)
Tahun baru semangat baru!
Dipenghujung tahun 2022 aku mengingat-ingat kembali kejadian apa saja yang telah aku lewati selama satu tahun ini. Apakah kamu juga demikian? Coba ceritakan kepadaku hal apa saja yang membuatmu menangis, tertawa, bahkan membuat dirimu ingin menyerah saja, tapi akhirnya kamu bisa melewati itu semua. Aku harap aku bisa mendengar ceritamu, dan aku yakin setelah mendengar aku akan bangga dengan dirimu yang telah melewati itu semua. Begitupun denganku yang telah melewati banyak kejadian yang membawa hikmah dan pelajaran hidup untuk bekal masa depan. Ada tangis, ada tawa, semua rasa telah aku rasakan ditahun ini. Ternyata kita semua sudah sampai dipenghujung tahun ya, hebatnya kita sudah bisa melewati banyaknya rintangan dan ujian dibersamai dengan nikmat-nikmat-Nya yang begitu indah. Aku ucapkan selamat ya untuk kita semua yang masih survive sampai saat ini. Kita akan menghadapai tahun baru, semoga ditahun baru ini banyaknya berkah yang Allah berikan kepada kita semua. Aamiin
Thursday, December 22, 2022
Arti kelulusan
Graduation day….
Tanggal 17 november kemarin aku telah diizinkan
Allah untuk menyelesaikan study di kampus tercinta. Hari itu sangat happy
sekali karena keluarga ikut mengantarkanku wisuda. Dengan diberikan gelar
master, semoga Allah selalu membantuku untuk bermanfaat untuk orang lain, untuk
orang-orang yang membutuhkan ilmuku, semoga ilmu yang aku dapat merupakan ilmu
yang berkah yang manfaatnya tidak hanya aku rasakan, namun semua orang bisa
merasakan. Aamiin
Tidaklah mudah untuk sampai dititik ini, perlu
perjuangan, perlu ketekunan, dan ekstra usaha untuk sampai disini. Tidak sedikit
air mata yang mengalir, aku ingat betul, saat bagaimana perjuanganku menyakinkan
penguji bahwa apa yang telah aku tulis layak untuk diujikan dan sebagai syarat
kelulusan. Beberapa kali melewati revisi dan perjuangan melawan batin yang luka,
orang-orang baik yang Allah hadirkan menjadi support sistem terbaik saat itu
menjadikanku kuat dan bertahan pada kondisi tersebut.
Iya, mungkin berbeda mahasiswa berbeda pula ujian
kelulusannya, ketika aku mendapatkan pembimbing-pembimbing yang baik, namun aku
harus dihadapkan dengan penguji yang sangat butuh effort ekstra untuk menerima apa
yang telah aku tulis. Begitupun sebaliknya, ada temanku yang mendapatkan
pembimbing yang mungkin baginya adalah sangat seram, namun saat ujian mendapat
penguji yang tidak seseram pembimbing. Seee? In this case, we all know we have
different test of life. Yeah, this is life. Kita meraungi perjalanan kehidupan
yang berbeda. What we need is stay survive in our phase of life. Bertahan pada
saat sulit merupakan hal yang terpenting yang harus kita tanamkan pada diri kita,
kita dituntut untuk mencari strategy terbaik untuk tetap bertahan. Dan perlu
kita ingat bahwa, kita menghadapi masalah karena kita mampu akan
menyelesaikannya. Yang terpenting adalah kita bertahan dan tidak menyerah.
Saat itu, memang aku menangis meronta, dan kecewa
pada diri sendiri, namun setelah itu aku sadar dan bertahan diposisi tersebut. Aku
mau diberikan masukan dan menerima apa yang penguji sarankan walaupun itu berat
untuku. It’s ok if it is solving the problem. I accept what I have to accept.
Tidak apa-apa menerima hal pait, selagi pait itu akan mengantarkan kita pada
tujuan akhir kita. Artinya, tidak apa-apa jika harus merombak total sesuai
dengan arahan penguji selagi itu mendekatkanku pada jalan finish menuju
kelulusan. Dari apa yang telah dilalui, kejadian itu juga membuatku semakin
tangguh, dan percaya kepada diri sendiri bahwa semua masalah ada solusinya,
kitanya saja yang terkadang menolak, proses penerimaan itulah yang membuat diri
lama untuk bisa maju, jangan lama-lama untuk menerima apa yang harusnya dilakukan
ketika itu baik untuk kita. See? Dari banyaknya rintangan, ternyata ada hikmah
yang sangat amat berharga. Every moment of our life has moral values so that
find the value from each bad or happy moment we have.
Dari kelulusan ini, aku juga banyak belajar bahwat
tidak semua teman seperjuangan bisa lulus bersama. Mungkin ada yang senang
melihat kelulusan kita, namun mungkin juga ada rasa iri karena kita lulus
dahulu daripada yang lain. Dari sini aku belajar, kita tidak bisa
membanding-bandingkan proses kelulusan kita dengan orang lain, diri kita sendirilah
yang bertanggung jawab penuh atas kelulusan itu, tidak serta merta karena lulus
dahulu itu berarti egois dengan teman-teman kita yang lain. Tidak ya, sekali
lagi tepat atau tidak jadwal kelulusan adalah tanggung jawab pribadi, bukan
orang lain. Untuk teman-temanku yang selalu mendukungku, terima kasih atas dukungan
tulus kalian, aku yakin kalian yang belum sampai dititik akhir kalian pasti
bisa sampai titik akhir dengan masing-masing perjuangan kalian, kalian harus
percaya dengan diri kalian sendiri, berjuanglah selagi itu akan mendekatkanmu
pada pintu keberhasilan. Aku tahu untuk kalian perjuangan ini tidaklah mudah,
pun bagiku, tapi percayalah lelahmu pasti akan terbayar lunas di akhir nanti. Keep
fighting!
Arti lain dari kelulusan ini adalah salah satu persembahan
yang bisa aku berikan kepada kedua orangtuaku yang selama ini telah mendukung
penuh perkuliahan. Mungkin jika ada sebutan malaikat tak bersayap adalah nama
lain dari orang tuaku, mereka yang selalu ada untukku disetiap saatku
membutuhkan. Salah satu kasih sayang Allah yang diberikan kepadaku adalah menghadirkan
kedua orang tuaku yang selalu memberikan hal yang terbaik untukku. Semoga Allah
membalas segala kebaikan yang orangtuaku berikan kepadaku. Aku sampai dititik ini
adalah berkat doa orang tuaku. Tanpa doa orang tua mungkin jalan terjal yang
aku lalui tidak akan menjadi mudah. Semoga bekal ilmu yang telah orang tua kita
berikan kepada kita menjadi salah satu cara untuk berbakti kepada mereka. Semoga
orang tua kita adalah orang tua yang bahagia memiliki anak-anak seperti kita.
Aamiin
Sunday, December 18, 2022
Jadwal keberangkatan yang berbeda
Di Bulan Oktober yang sangat riuh, aku telah kehilangan sosok wanita yang sangat kuat, dia adalah nenek kami.
Di bulan Oktober, kami sekeluarga sangat terpukul atas
kehilangan nenek yang kami cintai, selama bertahun-tahun pengobatan yang kami
perjuangankan, namun Allah SWT mempunyai kehendak yang lain. Lagi-lagi aku harus mengingatkan diri sendiri, bahwa kita bukan berpisah pada dia yang telah pergi kepada Rabb, namun kita mempunyai jadwal keberangkatan yang berbeda untuk bertemu Rabb kita, nenek harus berangkat
dulu bertemu Sang Maha Kuasa, InsyaAllah kelak kita akan reuni di Surga, Aamiin. Mohon doa terbaiknya untuk
ketenangan nenek kami di alam kubur. Semoga beliau husnul khotimah. Aaamiin













