“If you get tired, learn to rest, not to quit." ~Banksy
Reading
You have to read a lot, you will find a wonderful word.
BE HAPPY
If you're happy, you will spread your happiness around you.
BE KIND
The world needs you to be nice and great person.
Grateful
What thing you have know is the best thing for you, be grateful of it.
Never stop traveling
Go to some where with your friends that makes you more relax.
Achieve your dreams!
Make people proud of you.
Achieve your dreams!
Make people proud of you.
Saturday, June 25, 2022
Thursday, June 16, 2022
Jejak Kebaikan
Hari-hari
ini dunia masih disibukkan oleh kebaikan-kebaikan Emmeril Khan Mumtadz yang
tidak ada habisnya untuk diperbincangkan, mulai dari bagaimana dia membantu
orang-orang yang ingin menyebrang dijalan yang sangat padat padahal dia sendiri
tujuannya bukan menyebrang tapi dia bersemangat untuk membantu saudara-saudaranya
untuk melintasi jalanan padat, membelikan sepatu special dari luar negeri untuk pak satpam yang sangat
akrab dengan dia, membelikan baju anak-anak yatim dan banyak lagi
kebaikan-kebaikan yang menjadikan jejak-jejaknya tidak terhapus walaupun
raganya sudah tidak ada.
Kebaikan
itu ada nyatanya, dan kebaikan itu sekarang menjelma menjadi untaian-untain doa
untuk Eril yang setiap saat dipanjatkan, kebaikan itu sekarang menjadi deretan pelajaran
yang sangat berguna bagi kita semua yang masih ada di dunia. MasyaAllah, walaupun
aku tidak kenal sama sekali dengan dia, namun kebaikannya sungguh menjadikan
inspirasi untuk melanjutkan kehidupan yang fana ini. Eril, kebaikanmu telah berbuah
manis, kau menjadi inspirasi kami yang masih gagap melakukan kebaikan disetiap
harinya.
Cerita
Eril mengingatkanku pada sosok yang telah aku kenal kurang lebih dua tahun lalu,
ia adalah mbak Navila, walaupun aku juga belum pernah bertemu langsung dengan
mbak Navila, kami sempat berbincang-bincang lewat WA, walaupun perbincangan
kami hanya terbatas, namun perbincangan itu sangatlah penuh manfaat.
Mbak
Navila, adalah sosok yang sangat baik, super baik. Berawal dari mengikuti seminar
kepemudaan dalam bidang bahasa inggris, dia merupakan salah satu pembicaranya, masyaAllah
saat itu aku sangat terpesona dengan segala prestasi yang diraihnya, hingga
suatu saat aku memberanikan diri untuk memperkenalkan diri kepadanya melalui chat
personal, dan aku disambut dengan ramah olehnya.
Aku
bahagia bisa berkenalan dengan Mbak Navila, karena dia mempunyai pengalaman
study yang sangat luas. Karena bidang study yang Mbak Navila tekuni serumpun
dengan study yang aku ambil, sehingga ketika aku kebingungan dalam persolaan
perkuliahan yang sedang aku tempuh salah satu orang yang aku jadikan acuan
untuk bertanya saat itu adalah mbak navila, mulai dari dunia perjunalan,
penelitian, dll. MasyaAllahnya mbk Navila menjawab seluruh pertanyaanku dengan detail,
bagaimana dia menjawab pertanyaanku
sangatlah tulus dan tidak merasa terganggu. Itu membuat aku sangat terbantu. Mbak Navila sangat
baik hatinya.
Tidak
hanya itu, kami berlanjut komunikasi dilain hal. Mbak Navila sering posting story
WA tentang ceramah ustad, memotivasi orang lain, dan juga kadang tentang
aktivitasnya, sehingga kami terkadang berkomentar satu sama lain mengenai hal
tersebut, hal itu mungkin sepele, namun aku merasa setiap berbincang dengan mbk
navila walupun hanya via chat, pasti ada hikmah dan pelajaran. Salah satunya
adalah kita membahas tentang REZEKI, mbak navila berpesan kalau rezeki untuk kit
aitu sudah ada porsinya, tinggal bagaimana kita menyikapi, dia tidak ambisi
untuk mendapatkan penghasilan berapa yang penting kebarokahannya, namun dia
tekankan bahwa mensyukuri setiap rezeki yang Allah berikan itu sangatlah
penting. MasyaAllah, Mbak Navila sangat arif dan bijaksana.
Hingga
suatu ketika, aku meminta bantuan dia dan dia berkata “Nin, kayaknya aku baru
bisa bantu besok siang gitu karena paginya ada jadwal ngaji” tulis mbk navila
dengan emoticon yang mewakili hatinya.
Dari
situ aku merenung sejak dan tertakjub dengan kata-kata tersebut. Mbak Navila
yang super sibuk dengan segala aktivitasnya, masih bisa menjadwalkan ngaji
rutin. Apa kabar aku? MasyaAllah Mbak Navila tidak hanya baik hatinya, arif dan
bijaksana, namun dia adalah perempuan yang sholihah, yang mementingkan
akhiratnya daripada dunia. Terima kasih ya mbak sudah mengingatkan diri ini. Sesibuk
apapun kita pada dunia, akhirat itu jauh lebih penting.
Perbincangan
yang pendek dengan mbak Navila membuatku sadar pentingnya membagi waktu untuk
dunia dan untuk akhirat, pentingnya untuk mencari ilmu agama untuk bekal
kehidupan.
Hingga
akhirnya suatu ketika mendapat kabar bahwa mbk Navila telah dipanggil Allah.
Mbak
Navila…….. aku bersaksi kamu adalah orang baik mbak, semoga mbak Navila tenang
disisi Allah, InsyaAllah surga sebaik-baiknya Mbak Navila ditempatkan, Aamiin. Sekali
lagi terima kasih mbak atas ilmu-ilmu yang mbak berikan kepadaku, kebaikanmu
selalu terkenang selalu.
Semoga
jejak kebaikan Emmeril dan Mbak Navila menular kepada kita semua, menggerakkan
hati dan nurani kita untuk selalu menanamkan benih-benih kebaikan kepada
seluruh makhluk-Nya selama di dunia.
Monday, June 13, 2022
Sayangnya Allah
Sayangnya
Allah
Saat
kamu sakit, Allah hadirkan orang-orang terkasih untuk merawatmu
Saat
kamu terpuruk, Allah hadirkan orang-orang terkasih untuk menerimamu
Saat
kamu tidak percaya pada dirimu sendiri, Allah hadirkan orang-orang terkasih mempercayaimu
tanpa pertanyaan
Saat
kamu tidak dihargai orang-orang, Allah hadirkan orang-orang terkasih yang selalu
bangga akan kehadiranmu
Saat
kamu sudah kehilangan harapan, Allah hadirkan orang-orang yang bisa buatmu bangkit
Orang-orang
terkasih itu tidak lain adalah bentuk malaikat-malaikat tak bersayap untuk
menguatkanmu menempuh perjalanan hidup ini
Orang-orang
terkasih itu adalah orang tuamu, dan orang-orang yang sengaja Allah kirimkan
kepadamu
Namun,
jika orang-orang itu sebagian belum Allah hadirkan untukmu, tapi sebagian sudah
Allah hadirkan kan?
Tidak
apa-apa,
sabarlah…
Sabar
ya, pasti segera Allah hadirkan…
Percayalah,
Allah tidak akan membiarkan kamu berlama-lama dalam kesedihan, karena semua
keadaan itu hanyalah sementara, ada harapan-harapan baik dan kejutan-kejutan
baik yang sudah Allah persiapkan untukmu,
Ingat-ingat
ya, betapa banyak Allah telah menolong kamu sampai detik ini,
ingat-ingat
betul ya, ingat kejadian kebelakang, hal-hal yang telah kamu lalui, kerasnya hidup
yang telah kamu jalani, namun kamu bisa melalui, itu artinya begitu sayangnya
ya Allah ke kamu, merawat kamu, menerima kamu, dan selalu memberikan
pertolongan kepada kamu
Allah
sayang kepadamu melebihi sayangnya seorang ibu kepada anaknya, terus berharap
kepada Allah ya, jangan ke yang lain, kamu punya Allah, yang Maha Segalanya.
Wednesday, May 25, 2022
Strong from home
Tidak terasa ya, hari ini tiba-tiba saja waktu sudah menunjukkan pukul 16.22. Itu artinya waktunya rehat sejenak, untuk mandi dan beribadah sholat ashar. Hari ini aku merasakan beberapa suntikan baru tentang ilmu parenting Ayah Edy, dimana di hari-hari sebelumnya sempat aku cuekin buku kedua ayah Edy yang aku punya, namun sekarang tiba-tiba saja sudah sampai di Curhat-90 dari 100 curhat persoalan sehari-hari orang tua yang tidak ada jawabannya di kamus manapun. Yey, alhamdulillah, banyak hal yang telah masuk di otak hari ini, semoga apa yang telah aku baca membuat aku sadar dan semoga bisa mempraktikannya dikemudian hari.
Kalau teman-teman
tertarik dengan tulisan Ayah Edy, bisa kok langsung pesan buku-bukunya dari
kontak yang ada di facebook Ayah Edi, silakan search saja di google ya. Ada buku-buku
berharga yang Ayah Edy berikan kepada keluarga-keluarga Indonesia pada
khususnya, aku suka sekali semboyan beliau “Indonesia strong from home” itu
artinya pendidikan terbaik memang harus diberikan dari rumah. Oleh karena itu
sebagai calon-calon orang tua yang hebat, kita semua harus mempersiapkan diri
untuk menjadi orang tua yang bisa membersamai anak dari kecil sampai dia dewasa.
Banyak sekali
pesan yang telah disampaikan Ayah Edy dalam bukunya, inginku sih suatu saat
bisa mereview lewat channel youtube aku, I wish I can do it sehingga apa yang
telah aku baca bisa aku simpulkan dan bisa menjadi referensi orang-orang diluar
sana dari parenting Ayah Edy. Yang aku ingat betul salah satu quotes yang di
kutip dalam buku Ayah Edy adalah
“cara terbaik
agar anak suka di rumah adalah membuat atmosfer menyenangkan dan melepaskan
kejenuhan di rumah.” Dorothy Parker (penyair, penulis novel, kritikus).
Dari situ bis
akita simpulkan bahwa, salah satu tugas utama orang tua adalah membuat anak
betah, nyaman, dan aman di rumah, sehingga dia tidak mencari pelarian diluar rumah.
Semoga kita semua
menjadi orang tua yang bisa bertanggung jawab atas kehadiran anak-anak kita
kelak. Aamin
Wednesday, May 18, 2022
Perempuan pilihan
Setelah minggu yang
lalu Azfar bertamu di rumahku. Minggu setelahnya ada tamu yang tidak kalah
special, dia adalah temanku semasa study di pascasarjana, dia adalah mbak lulu.
Perempuan yang super baik, suka membantu, yang memberikan aku
pelajaran-pelajaran kehidupan. Selama mengenal mbak lulu selama setahun
terakhir masa kuliah, dia sangatlah penyabar dan tangguh dalam menghadapi
masalah-masalah dalam kehidupannya. Bagaimana dia tidak dikatakan tangguh jika
dia sudah ditinggalkan seorang ayahnya 7 tahun yang lalu, dan tahun ini dia
juga harus kehilanggan seorang ibu yang sangat ia sayangi dan cintai.
Maafkan aku ya mbak
lu, saat ibumu tidak ada aku belum bisa kerumahmu, sampai engkau bergegas
kesini setelah 40 hari ibu meninggalkanmu. Mbak Lu, aku tahu Allah begitu
sayang dengan mbak lu, begitu sayangnya Allah kepada mbak lu, sampai Allah SWT
percaya bahwa mbak lu bisa melewati hari-hari tanpa kehadiran ibu. Tetaplah
menjadi mbak lu yang baik seperti yang aku kenal ya, kamu adalah perempuan
pilihan yang dipercaya oleh Allah, itu artinya Allah telah merencanakan hal
yang lebih indah untuk mb lu dikemudian hari. Percaya kan, kalau rencana Allah
itu lebih indah dari segala-galanya.
Dengan tidak adanya
kehadiran ayah dan bundamu, semangatmu juga tidak pupus begitu saja, kamu tetap
tangguh dan berdiri kokoh, walaupun aku tahu dibalik kokohnya dirimu tersimpan
duka yang mendalam, namun kamu tidak mau terlihat lemah, karena kamu masih
mempunyai adik yang butuh kekuatan darimu, jika kamu kuat pasti adikmu juga
akan kuat. Mungkin itu salah satu alasan mengapa engkau tangguh, karena adik
semata wayangmu.
Aku masih teringat
sebelum ibumu tiada, kamu bercerita tentang ibumu dengan tetesan air mata yang
tidak bisa kamu tahan. Kamu bercerita bagaimana jerih payahmu merawat ibu,
bagaimana bercanda dengan ibumu, bagaimana saat-saat sehat ibumu, bagaimana
kamu melayani dan menyanyanginya selama ini, itu semua adalah menunjukkan
betapa cintanya dirimu kepada ibu. Sungguh pengorbananmu untuk ibu merupakan
pahala tanpa batas dari Allah, insyaAllah. Mbak Lu, kamu adalah salah satu
perempuan kuat yang Allah hadirkan dalam kehidupanku. Terima kasih ya sudah
datang kehidupku, terima kasih sudah mengajarkan cinta kepada orang tua. Tanpa
kehadiranmu, mungkin aku tidak tahu bagaimana sisi-sisi lain dalam hidup, ada
banyak hal yang perlu kita ketahui dari bentuk-bentuk pengorbanan, kasih
sayang, dan rasa cinta dalam kehidupan ini. Teriring doa selalu untuk ibu dan
ayah mb lulu, semoga beliau-beliau ditempatkan Allah disisi terbaik. Untuk mba
lu, sekarang bentuk baktimu kepada orang tua adalah persembahan doa untuk kedua
mereka. Teruslah melangkah memerankan peranmu yang sekarang ya mbak, I always
support you.
MasyaAllah,
tabarakallah.. Dari apa yang telah mbak lu ceritakan dan alami, sungguh itu
mengetuk pintu hati untuk lebih berbakti dengan kedua orang tua, sungguh
waktu-waktu membersamainya adalah waktu yang harus kita jadikan waktu terindah,
jangan sampai kita semua lupa untuk berbakti kepada orang tua kita, sungguh hal
yang tidak baik yaitu bermalas-malasan ketika orang tua kita meminta sesuatu,
jangan lakukan itu, mari bersama-sama untuk memperbaiki hubungan kita dengan
orang tua, karena ridho Allah terletak pada ridho orang tua.
Begitu ya cara Allah
memberikan pelajaran bagi hamba-hambanya, kita tidak hanya sekedar melewati sendiri
pelajaran kehidupan, akan tetapi kita juga diminta untuk belajar dari apa yang
terjadi di orang lain. Dari kisah perjalanan orang lain, kita diminta untuk
belajar, berpikir, dan bersyukur atas kejadian-kejadian dalam kehidupan.
Maka jangan kita sepelekan
kisah hidup orang lain, jangan. Boleh jadi semua kejadian hadir tidak lain
untuk mendewasakan kita, semoga kita semua semakin dewasa semakin baik
perilakunya, akhlaknya, dan semakin bijaksana.
Tuesday, May 10, 2022
Anak Hebat
Memang sebelum asfar dilahirkan oleh mbak, mbak banyak baca
buku, mbak memberiku banyak petuah-petuah yang berhubungan dengan anak, cita-cita,
dan harapannya setelah lahir. Mbak berpesan banyak kalau mempunyai anak itu
harus banyak persiapan, harus banyak-banyak mencari ilmu untuk bekal mendidik
dan mengasuh anak.
Dan kini, anak yang sudah mbak nanti-nanti sudah bertambah
umurnya, Azfar namanya, terakhir kami bertemu tahun lalu, tahun ini aku bertemu
dengan dia dengan segala keaktifannya, ternyata tahun ini dia sudah berusia 6
tahun. Yang sudah banyak sekali perubahan yang nampak dari didikan ayah bundanya.
Dia anak yang sholeh, pemberani, penyanyang, dan juga suka
memberi. Segala tingkahnya membuatku berkeyakinan bahwa apa yang telah ayah
bundanya tanamkan kepadanya berhasil. Apa yang sudah dipersiapkan jauh-jauh
hari dikit demi dikit sudah berbuah yaa, ilmu-ilmu yang telah ayah bundanya
pelajari telah tumbuh di jiwa Azfar. Itu artinya, pentingnya berilmu untuk mendidik
dan mengasuh anak sejak dini. Siapa lagi yang akan mempersiapkan diri untuk
menyambut buah hati, tidak lain adalah orang tuanya.
Selama bermalam dirumahku, aku mengobservasi dia. Hasilnya, jiwa
memberinya sudah tumbuh sejak dini, jiwa periang dan sopannya sudah ada, dan
perlu terus diasah. Salah satu tingkahnya yang memiliki jiwa pemberi terbukti
ketika aku mencoba kasih dia ampau, lalu dia bergegas kearah titi untuk minta
uang dan uangnya diberikan untuk aku, katanya “ini untuk tante, tante kan sudah
ngasih aku, sekarang gentian aku kasih, terima kasih ya tante.” “wah, tante
dikasih ampau juga, makasih yaa…”
Dari kejadian itu terbukti bahwa dia juga ingin memiliki
jiwa pemberi, tidak hanya peminta saja. Lalu entah kenapa, kami sudah lama tidak
bertemu namun dia ingin aku bermalam dirumahya, karena aku bersama tyas,
temanku, jadi aku memutuskan untuk pulang sore itu, namun apa yang terjadi?
Azfar ingin ikut pulang denganku, ingin menginap di rumahku. Akhirnya, aku
minta dia izin sama ayah bundanya, apa boleh aku ajak pulang, dan ternyata ayah
bundannya mengizinkan dia ikut denganku pulang. Dan esok sorenya ayahnya
menjemputnya dari rumahku.
Selama mendampingi Azfar, rasanya aku banyak belajar dari
Azfar, mungkin dari menemani Azfar satu hari satu malam aku diminta Allah untuk
belajar, untuk mempersiapkan diri jika suatu hari nanti sudah diamanahi Allah
seorang anak. Azfar begitu aktif dan periang, suasananya selalu Bahagia bersama
dia, lain daripada anak lain, dia sudah bisa mengekpresikan segala bentuk
suasana hatinya, mempertanyakan hal-hal yang mungkin dia masih bingung kenapa
hal tersebut terjadi, dan selalu penasaran kepada hal yang belum dia ketahui. Seperti
apa yang telah dia tanyakan “Tante nanin, kok rumah tante nanin beda dari yang
lain ya?” “Tante Nanin, kenapa tante kok baik? Aku juga baik kok.” “Tante nanin,
kenapa sih anak tadi kok belum sunat, takut yaa?” “Tante nanin, tahu ini nggak?
dan masih banyak pertanyaan yang disampaikan kepadaku saat kita bersama-sama.
Dia juga banyak menguasai berbagai kosakata dalam lingkungan, yang mana aku menilai bahwa anak sesuai dia yang pernah aku temui belum sepintar dan sebanyak Azfar. itu karena apa? karena dia telah diperkenalkan berbagai macam hal oleh Ayah bundanya, Ayah bundanya tidak bosan-bosan memberikan dia edukasi yang menarik dan menyenangkan untuk mendukung pertumbuha Azfar.
Sudah satu malam dia lewati di rumahku, sepertinya dia betah tinggal di rumahku, sehingga ketika diajak
pulang ayahnya, ditelfon bundanya, dia berkata “Aku mau nginap disini 10 hari
ya, satu malam itu bukan nginap, 10 hari baru namanya nginep, kata dia, sambil
berekspresi dengan wajah yang berseri-seri.”
Semoga suatu hari nanti, kamu bisa menginap disini lagi ya
Azfar, tante sudah kangen dengan Azfar. Semoga kamu menjadi anak yang sholeh
yang berbakti pada orang tua ya, yang sayang pada keluarga, dan seluruh makhluk
Allah.
Dari Azfar, kita bisa mengambil pelajaran yang berharga
bahwa yang membentuk kepribadian anak adalah orang tua, yang mempunyai kuasa
penuh untuk mengarahkan anak adalah orang tuanya, sehingga perlu adanya ilmu
dan persiapan yang matang untuk mempersiapkan anak-anak yang hebat. Anak hebat
berasal dari keluarga yang hebat. Yuk, sama-sama mempersiapkan diri menjadi
orang tua yang hebat untuk anak-anak kita, saudara-saudara kita, dan
murid-murid kita. Strong from home💞
Sunday, April 17, 2022
Insecure
Temanku : “Beb, minggu-minggu ini aku itu ngrasain
insecure banget sama diriku sendiri, kayak aku gak pantes gitu”
Aku : Insecure kenapa? Kamu itu
baik, cantik, berharga, hyuk pelan-pelan mencintai diri sendiri..
Temanku :
Disaat udah menerima diri aku, ada yang bilang kamu gak anggunlah, gak cantiklah,
begini lah, bla… bla…bla… terus aku kayak mikir apa iya?
Aku : Itu kata org yg g suka
aja sma u beb, alasannya aja banyak,
ingat betul yaa kalau org yang suka tulus sma kamu itu dari awal udh suka mau u
kyk gmna, tp ketika org yg dri awal udh g suka u, tingkah gmn kamu pun dia ttp
g suka. Emg bener ya, kita g bsa bahagiakan smua org.. Jatuhnya orang ituu body
shaming ke kamu, aku mah body nomer kesekian . Ketika u baik sma aq, ketika u
care sma aku, kehadiranmu lebih dari body,really.. jd g ush diambil hati yaa
tntng body shaming itu. Ya kdg itu buat kita sakit perkataan mereka ya, tp dri
stu kita dmntaaa nahannnn, nahan biar g marahhh sma orgnya.. diminta latihan
menerima sma Allah...














