Reading

You have to read a lot, you will find a wonderful word.

BE HAPPY

If you're happy, you will spread your happiness around you.

BE KIND

The world needs you to be nice and great person.

Grateful

What thing you have know is the best thing for you, be grateful of it.

Never stop traveling

Go to some where with your friends that makes you more relax.

Achieve your dreams!

Make people proud of you.

Achieve your dreams!

Make people proud of you.

Monday, December 28, 2020

Ucapanmu cerminanmu

 

Memilih kata yang baik untuk berkomunikasi dengan orang lain terkadang sangat sulit bagiku, apalagi dengan orang yang lebih dewasa dariku. Terkadang apa yang aku katakan atau tulisakan harus ku pikirkan berulang-ulang, harus ku baca berkali-kali, agar apa yang aku tulis tidak berpotensi memberikan dampak negatif.

Terkadang juga sudah di hati-hati segala yang ingin ku ucap dan tuliskan, tetapi tetap saja kadang kecolongan, dalam arti tiba-tiba nyeplos saja. Ah itu ya, kalau belum bisa mengendalikan diri 100 %. Aku harus tetap terus belajar bagaimana berkomunikasi yang baik agar tidak menyakiti hati orang dan tidak menimbulkan gangguan psychology. Semoga tidak.

Apalagi sekarang aku udah dewasa, aku harus juga menjaga kata-kata yang keluar dari mulut. Tidak semua kata bisa aku ucapkan seketika, aku harus berusaha menyaring apa kata-kata yang ingin aku katakan pantas atau tidak. Ah begitu rumit jadi orang dewasa ya. Apalagi kalau perkataan kita sudah tidak mendidik, pastilah anak-anak sekitar kita akan meniru. Jika sumber perkataan mereka dapat dari aku, artinya ketika mereka berbicara yang tidak pantas dosa itu akan mengalir juga kepadaku. Semoga mulut ini bisa menahan agar berucap dengan ucapan yang baik-baik saja. 

Kamu apa kabar? Apa sering berkata yang tidak pantas untuk didengarkan orang sekitarmu? Semoga tidak yaa, semoga kita bisa menjaga amanah mulut ini dengan sebaik-baiknya.


Karena ucapan kita adalah cermina hati kita

Sunday, December 13, 2020

Salam hangat


 

Hari ini tidak apa-apa kamu sendiri, tapi yakinlah kelak di waktu yang tepat kau kamu akan menemukan seseorang yang akan menerimamu, menyambut hangat kehadiranmu, dan selalu membuat kamu ingin selalu melanjutkan hidup dengan menebarkan kebaikan J

Hari ini tidak apa-apa kamu berjuang sendiri, tapi yakinlah kelak ada seseorang yang bisa kamu ajak berjuang bersama-sama, tidak hanya untuk sukses di dunia tetapi juga sukses di akhirat.

Hari ini tidak apa-apa kamu tidak di akui, tapi harus berusaha sekuat tenaga untuk bisa di kenal makhluk langit. Mintalah Tuhan untuk memberi kemudahan tidak hanya di dunia, tetapi kemudahan untuk melakukan tugas akhirat.

Hari ini tidak apa-apa ya kamu tampil apa adanya, karena ada saatnya kamu tampil istimewa.

Hari ini tidak apa-apa kamu lemah, tapi esok harus bangit yaa. Jangan sampai menyerah, semangat ya untuk hari ini, masih ada hari esok yang harus di ubah menjadi lebih baik.

Salam hangat dari diriku yang masih sendiri J..

Thursday, December 10, 2020

Desember Tiba

 

Assalamu’alaikum Desember

 

Di akhir tahun ini, alhamdulillah Allah pertemukan aku dengan teman-teman lama yang ingin membersamaiku untuk menjadi diri lebih baik lagi. Bersama tiga temanku lama,  bulan november kemarin aku berinisiatif untuk mengajak mereka untuk membantuku lebih dekat lagi dengan Al-Qur’an karena aku berpikir ketika ada teman seperjuangan untuk berbenah aku akan semakin kuat. Dan memang itu terbukti, sudah hampir tiga minggu lebih, aku sudah bersama-sama dengan mereka untuk menjalankan misi bersama yaitu lebih dekat dengan Al-qur’an.

Kami berempat sepakat untuk setiap hari laporan di grup, apakah kami sudah membaca Al-Qur’an atau belum. Tak hanya laporan saja, kami berempat meluangkan waktu untuk VC dan mengadakan pertemuan virtual dengan diselipi baca Al-Qur'an dengan saling menyimak. Kami sepakat untuk saling menguatkan disaat diantara kami sedang ada yang rapuh, kami berempat sepakat untuk saling berbagi ilmu dan selalu mengedepankan apa yang di inginkan Allah. Semoga Allah bimbing kami. Semoga Allah ridhoi jalan kami. Karena kami berkumpul disini tidak lain karena ingin lebih dekat dengan Allah.

Dan tidak kalah serunya lagi, kami berempat membuka grup baru untuk teman-teman kita SMP untuk sama-sama belajar dan saling mengingatkan untuk baca AL-Qur’an. Mungkin diantara kami sudah ada yang berkeluarga, sudah bekerja, dan melakukan aktivitas lainnya, namun Qodarullah teman-teman SMP kami antusias menyambut grup kami yang masih berumur sebiji jagung ini.

Bismillahirohmanirrokhim, semoga Allah ridhoi jalan ini, semoga Allah mudahkan kami dekat dengan AL-Qur’an dan semoga Allah bantu kami istiqomah di jalan ini.

Perasaanku sangat bahagia sekali ketika melihat teman-temanku juga antusias untuk membaca Al-Qur’an, semoga aku tertular semangat nya. Semoga dengan kami berkumpul dikomunitas ini semoga kami semakin lembut hatinya, semakin baik tutur katanya, Aamiin.

Desember telah tiba, waktunya UAS menerpa. Namun, tidak apa, aku harus rampungkan penelitian, aku harus selesaikan revisi thesis, aku harus rampungkan artikel yang bulan lalu dikiirm feedbacknya.

Ya Allah, bantulah aku menggunakan waktu sebaik mungkin. Semoga kmu juga baik-baik saja dimanapun berada, jangan lupa jaga kesehatan yaaaa. J

Friday, November 13, 2020

Tumbuhkan Budaya Literasi Anak-anak Desa

 

Secara tidak langsung ternyata Allah sedang mengajarkanku tentang menularkan kebaikan kepada orang lain, dengan cara apa? Ya dengan cara melakukan hal yang baik untuk sekitar kita, tanpa kita sadari semua yang kita lakukan akan dilihat oleh orang lain, bahkan dicontoh dengan mereka. Dan kalau Allah berkehendak, orang lain yang akan digerakkan untuk menyebarkan kebaikan kita untuk diteruskan. Begitulah ilmu Allah, tidak bisa berhenti di satu orang, ilmu itu akan terus berpindah-pindah kepada orang lain yang Allah izinkan untuk memiliki ilmu tersebut.  MasyaAllah....

Mungkin dengan cara aku membuka rumah baca ini, aku bisa dikit demi sedikit menitipkan ilmu-ilmuku yang terbatas ini kepada mereka yang datang disetiap minggunya, dengan harapan mereka juga akan menyalurkan ilmu itu kepada teman-temanya. Itu berarti, ilmu itu akan terus turun termurun dan terus bergerak kepada orang lain yang Allah kehendaki. 

Allah selalu memberikan kebaikan kepadaku, selalu memberikan tempat untuk bertumbuh, salah satunya saat ini adalah dengan memberikanku kesempatan untuk membuka rumah baca, semoga Allah selalu membantuku untuk membesarkan rumah baca ini. Aamiin, karena tanpa Allah aku tidak bisa apa-apa.

Dengan penuh rasa syukur, ternyata Allah tidak pernah kehabisan cara untuk mengabarkan kebaikan, yaitu memuat berita rumah baca yang baru didirikan beberaap bulan ini di salah satu koran lokal, yaitu Radar Bojonegoro.

 

 

 


 



Aku yakin, semua ini terjadi atas pertolongan Allah.

Jadi kita harus percaya, ada tangan-tangan makhlukNya yang digerakkan untuk membantu kita, untuk memberikan pertolongan kita.

“ihdinass shirotol mustaqim”

Kebaikan harus terus berlanjut, kebaikan harus selalu ditularkan. Jangan sampai berhenti disini ya melakukan kebaikannya, kamu harus tetap semangat dan selalu meniatkan semua untuk Allah, untuk bertemu Allah.

Kebaikan harus terus berlanjut, kamu harus menularkan kepada orang-orang sekitar agar mereka tergerak untuk melakukan kebaikan. Tidak harus besar dan tidak harus hal yang selalu dibicarakan, karena hal kecil yang tidak sering kita bicarakanpun sebenarnya mempunyai celah untuk kita jadikan ladang amal. Contoh kecilnya saja mengingatkan orang-orang untuk berdoa sebelum masuk kamar mandi. Itu juga merupakan kebaikan yang harus kita tularkan.

Mungkin kita ini, lebih spesifiknya diri ini, belum sadar dan masih kurang hidayah untuk memperhatikan hal-hal kecil yang sebenarnya mempunya efek besar, contohnya seperti yang sudah dikatakan sebelumnya yaitu tentang adab masuk kamar mandi. Mungkin saja ada hal lain yang perlu kita ketahui dan perbaiki untuk menjadikannya sebuah ladang amal kita. Oleh karena itu, aku juga harus sadar kalau hidayah dan petunjuk itu mahal banget ya, kalau Allah tidak menunjukkan petunjukNya ya mana mungkin kita bisa sadar, maka disini kita melihat pentingnya membaca Surah al-fatihah yang menunjuk pada ayat “ih dinnnas shirotol mustaqim” yang artinya tunjukkanlah kami jalan yang lurus. Ketika kita membaca ayat tersebut berarti kita sedang meminta hidayah dari Allah untuk menunjukan jalan yang lurus atau jalan yang benar, bisa diartikan kita memohon hidayah dari Allah.  MasyaAllah....

“ihdinass shirotol mustaqim”  satu ayat yang sebenarnya penuh makna. Satu ayat yang harusnya kita tadaburi artinya dan cara penerapan dalam kehidupan. 

Sudah begitu banyak kita melafadzkan ayat tersebut, setiap sholat lima waktu, setiap kita mengirimkan doa kepada saudara-saudara kita, dan lain sebagainya. Namun kita tidak benar-benar menyadari bahwa ayat tersebut merupakan wujud penghambaan kita kepada Allah, tanpa petunjuk dan hidayah dari Nya kita tidak bisa melakukan kebaikan. Karena sesungguhnya semua kebaikan-kebaikan yang telah kita lakukan bukan karena kehebatan kita tetapi karena pertolongan Allah yang mengizinkan kita untuk melakukan kebaikan-kebaikan itu.

 

“ihdinass shirotol mustaqim”

Saturday, October 31, 2020

Growing at Home

Aku tidak menyangka sebelumnya, bahkan juga tidak pernah membayangkan menjalani kuliah dari rumah. Tetapi, menjalani rutinitas di rumah selama beberapa bulan ternyata membuatku juga bertumbuh, seperti judul post kali ini Growing at home. Iya walaupun aku akui jika di rumah banyak kenyamanan yang ada, aku harus ingatkan kembali, aku juga tetap harus bergerak dan pelan-pelan harus melawan kenyamanan itu.

Jikalau aku pernah mengatakan pergilah dari rumah karena kau akan melihat keindahan rumah, karena kau akan banyak pengalaman, seharusnya aku juga menambahkan kalimat selanjutnya “jangan lupa untuk pulang, karena bertumbuh bersama orang yang terkasih adalah hal yang menyenangkan dan membahagiakan”, iya, growing at home, membuat aku bisa lebih berpikir luas lagi.

Saat dirumah aku bertanya pada ibu ku,

“Buk, apa kau mencemaskanku ketika aku berada tidak di rumah? Apa kau memikirkanku ketika aku tidak di rumah?” tanyaku pada ibu ku.

“Iyaa selalu, aku memikirkan kamu sekarang sedang apa? Pasti sedang sendiri, aku terasa lebih tenang kalau kamu bersama temanmu, terkadang.” Jawab ibu.

Ternyata ketika aku di rumah, aku mengilangkan satu kecemasan dari ibuku. Mungkin saat ini diminta Allah bersama dengan kedua orang tuaku. Ya, aku di rumah juga sangat nyaman, tetapi terkadang aku terlalu menikmati kenyamanan itu. Sehingga aku harus pintar-pintar untuk mengelola waktu.

Growing at home ternyata juga tidak membatasi gerakan otot kebaikanku. Malah aku lebih mendapatkan support system yang lebih kuat lagi. Growing at home ternyata membuat diriku lebih bisa menghargai waktu, membuat aku lebih bisa untuk membuka mataku lebar lagi dan hati lebih siap menerima keadaan yang ada.

Berada di rumah membuat aku berpikir berkali-kali bagaimana kondisiku jika aku tidak berada di rumah. Sehingga aku harus menciptakan segala kegiatan untuk membuatku produktif walaupun tetap dirumah saja. Iya walaupun masih terbatas dengan fasilitas, aku harus tumbuhkan semangatku untuk membenahi yang ada di rumah.

Dari rumah ternyata aku juga bisa memperdayakan diriku untuk orang lain. Seperti, ketika aku dirumah aku bisa meringankan beban kedua orang tuaku, misal saja uang kos saat aku tidak berada dirumah, walapun pemasukan dari les privat lebih kecil dari pada di rantauan, ternyata Allah selalu datangkan rezeki- rezeki yang tidak terduga-duga. Banyak yang menawarkan ini, meminta bantuan ini itu, jadilah rezeki ke tangan ku, itulah yang dinamakan rezeki dari Allah. Rezeki kita sudah ada takarannya, tinggal kita mau tidak menjemputnya.

Dari rumah, aku juga bisa membiasakan diri bersosialisasi dengan tetangga dan anak-anak sekitar, yang sebelumnya tidak kenal sekarang aku mulai mengenal. Tidak hanya itu, aku juga mengenal banyak orang tua baru dari murid lesku disini. Sehingga, lebih kenal orang banyak lagi, aku kira di rumah akan membuatku bosan, tetapi tidak, hal baru banyak aku temui juga di rumah.

Dari rumah aku juga bisa meningkatkan kadar keakrab-anku dengan keluarga dirumah. Sehingga di rumah memang lebih terasa dekat lagi. Sudah setiap hari aku habiskan untuk bersama-sama dengan mereka, dan banyak juga karakter baru yang aku temui, ya memang dulu sudah tahu karakter masing-masing, akan tetapi kini semakin lebih mengerti satu sama lain. Dan juga dirumah membuatku lebih dekat lagi dengan kedua orang tua, yang selalu menghiburku disaat suka dan duka. Dari situlah aku belajar, aku masih membutuhkan mereka.

Growing at home, bertumbuh dari rumah membuatku menjadi insan yang lebih kuat lagi, lebih bisa memposisikan diri yang lebih baik lagi.

 

Growing at home, membuat diriku menambah energi disetiap hari, karena supporting system selalu diberikan oleh orang-orang terkasih.

Jadi dimasa pandemi ini, alhamdulillah Allah telah memberikan nikmat-nikmatnya yang begitu luar biasa untuk keluarga ku. Alhamdulillah, semoga kita semua selalu bertumbuh dari rumah, baru kita bisa bertumbuh di tempat yang lain.

 

Selamat menempuh jalan baru, Growing at home with your beloved family J

Tuesday, October 6, 2020

September 7, 2020

 

Hari-hari yang menyibukkan, hari-hari yang menyenangkan, hari-hari yang melelahkan, hari-hari yang penuh dengan kebersamaan.

Di pertengahan bulan September sampai oktober ini, alhamdulillah Allah memberikanku kegiatan yang bermanfaat, aku sudah terbiasa untuk menikmati hari-hari di rumah.

Hari- hari untuk melayani anak-anak les privat, hari-hari untuk mengikuti perkuliahan, hari-hari untuk mengerjakan tugas-tugas dari dosen-dosen, hari-hari untuk membersamai orang tuaku di dalam kesehariannya, semua sudah aku lalui dengan normal di masa pandemi ini.

Sekali lagi, rasa syukur penuh sudah setiap hari bahkan setiap detik harusnya aku ucapkan ke pada Dzat yang memberikan kehidupan, tidak ada alasan untuk tidak bersyukur. Semua Allah berikan dengan sebaik-baiknya pemberian.

Keseharianku dirumah mulai bulan september kemarin menjadi kebiasaan baru selama hidup, ya bagaimana tidak baru, karena aku harus berkuliah secara online di tahun ini, aku harus siap dengan segala kendala yang ada. Alhamdulillah, sekarang sudah mulai normal juga jaringan internetku.

Aku rasa kalian juga memiliki aktivitas baru di tahun 2020 ini kan ya, mari selalu memberikan pemberian terbaik disetiap kesempatan yang ada. Karena kita tidak tahu kapan kesempatan terakhir yang diberikan kepada kita. iya, bukan?

Jadi, aku tetap berusaha memberikan yang terbaik disetiap kesempatan apapun yang diberikan kepadaku, walaupun itu hanya di mintai bantuan untuk menjadi narasumber di suatu acara misal, misal ya, aku harus memberikan pelayanan yang terbaik.

Bulan september kemarin juga cukup melelahkan, tetapi rasanya juga nikmat, ya begitulah Allah mengatur segala macam aktivitas untuk hambanya.  Aku harus ini, aku harus itu, tapi di akhir aku belajar banyak, dan harus menata semua dengan rapi dan pelan-pelan.

Mungkin tulisan hari ini tidak fokus pada satu topik, karena banyak hal yang sebenarnya aku tulis, jadi bicaranya terserah otak ku saja ya, mau nulis apa terserah, at least aku bisa merefresh atau mengendorkan otot otak ku yang agak kaku, hehe

Aku hanya ingin berterimakasih kepada Allah yang selalu memberikan kesempatan baik untukku, kesempatan di bulan september dan oktober ini adalah salah satunya.

Terima kasih untuk semua orang yang mempercayaiku, terima kasih kepada orang tuaku yang selalu mengajarkanku banyak hal. Love you until jannah bapak ibukku..