Reading

You have to read a lot, you will find a wonderful word.

BE HAPPY

If you're happy, you will spread your happiness around you.

BE KIND

The world needs you to be nice and great person.

Grateful

What thing you have know is the best thing for you, be grateful of it.

Never stop traveling

Go to some where with your friends that makes you more relax.

Achieve your dreams!

Make people proud of you.

Achieve your dreams!

Make people proud of you.

Wednesday, November 24, 2021

bye bye laptop lama

Maha suci Allah dengan segala keagungan-Nya. Bagaimana hari-hari kalian? I hope all is well.

Bismillahirohmanirokhim, aku telah mengirim hasil revisi thesisku, aku harap setelah ini akan segera sidang, dan menyelesaikan segala hal untuk persyaratan wisuda. Doain ya teman-teman, semoga Allah membantu dan memperlancarkan segala tugas yang aku emban, pun doa yang sama untuk kalian, semoga apa yang sedang menjadi tanggung jawab kalian Allah permudah semuanya. Allahumma Aamiin.

Tidak terasa juga bulan November juga akan berakhir, betapa banyak hal yang telah aku lewati . Salah satu yang paling aku ingat adalah bulan ini aku melepaskan laptop kesayanganku selama kurang lebih 4 tahun telah menemani perjuangan ini, mulai dari menulis buku, mengerjakan tugas kuliah, dan lain-lain, dia telah berjasa sekali dalam pertumbuhanku.

“Lho kenapa kok dilepas?”

One of the reasons is I want to upgrade it with a new processor ,of course with a new laptop.

Sekitar bulan agustus akhir memang rasanya ingin berganti karena performanya agak menurun karena banyak data yang telah tersimpan di dalam laptop HP, okelah, aku berusaha untuk menambah penghasilan dan Allah ngasih sumber rezeki diberbagai arah. Alhamdulillah. Qodarullah, di bulan November awal Allah baik banget denganku, uang tabunganku sudah cukup untuk membeli laptop baru. Dan tidak lupa juga meminta izin orang tua untuk membeli laptop baru dan menjual laptop lama. Seperti kata orang-orang, kalua sudah Allah ridhoi pasti diberikan jalan yang mudah. Ternyata iya, proses mencari laptop sangatlah dimudahkan Allah dan menjual laptoppun juga dipermudah Allah.

Sebelum aku membeli laptop aku pasti mencari informasi laptop apa yang terbaik sesuai kebutuhanku, aku berharap pada dua merk antara Lenovo dan Hp. Sudah aku catat betul, spesifikasinya dan harganya. Namun, Allah berkehendak lain, setelah ditoko laptop dan sepanjang perjalanan berdiskusi dengan mbak, aku diarahkan untuk membeli Asus saja. Dan ternyata memang Asus lebih unggul menurutku setelah aku pertimbangkan. Setelah sampai ditoko, kami diskusi dengan penjual toko dan diarahkan sesuai dengan kebutuhanku, alhamdulillah akhirnya dapatlah laptop asus sebagai pengganti laptop lama.

Setelah mendapatkan yang baru, aku berusaha pelan-pelan untuk menjual laptop lamaku, HP, mungkin sekitar seminggu setelahnya aku memposting iklan penjualan laptopku dengan spesifikasi lengkap dan tentunya jujurly. Sepertinya sabtu malam aku posting langsung banyak teman-temanku yang merespon, “Nin berapa?” “Mbak, berapa?” “lo kok dijual?” “dijual berapa?” dan kata-kata sekawannya.  Akhirnya pertanyaan sampai sore dan Qodarullah sudah ada yang nego-nego dikitlah ya. Akhirnya, harga cocok, dan hari seninnya mbaknya dari Gresik akan menghampiri laptopku di Surabaya ini.

Disamping mbak ini, ada beberapa teman yang lain yang berusaha nego juga, tetapi ada yang hanya bertanya saja, hehehe. It’s oke. Namanya juga penjual yaa harus ramah melayani konsumen kan. Kata bapak “wah, anaknya pedagang yaa bisa dagang juga ya” hahaha

Berlanjutlah hari senin, dimana aku sedang dikampus untuk mengerjakan beberpa tugas dari salah satu konferensi dikampus Bersama teman-teman. Aku dan mbak lu (temenku yg mengantrkan tmenya beli laptpku) sudah janjian sekitar jam 2 di kosanku, karena aku dikampus aku berencana izin sebentar untuk menemui mereka berdua.

Jam menunjukan pukul satu siang, tiba-tiba mb lu  miskol dan chat aku “mbak, sepertinya tidak jadi hari ini aku dan temenku ke kos sampean, karena ibuku ini jatuh di kamar mandi, aku sekarang menemaninya dirumah, maaf ya mbak, nanti temanku tak kasih nomer samean aja ya” ujarnya di percakapan WA.

Aku sempat kaget dan merasa sedih karena mendengar kabar tentang ibunya tadi sehingga aku hanya bisa mendokannya agar lekas sembuh. Dan saat itu, aku sudah tidak berharap lebih akan terjual cepat laptop lamaku, “baiklah, mungkin belum waktunya” ujarku dalam hati. Setelahnya, aku bercerita pada teman dikampusku yang kebetulan kami sedang bekerjasama dikonferensi, “na, ibuny mb lu habis jatuh, jadi dia gak jadi sana temannya liat laptopku.” Ujarku pada nana.

Selang beberapa menit kemudian, mb lu telfon aku tiba-tiba, mungkin sekitar jam 2an, “hallo mbak, mbak aku sama temannku mau kekos pean hari ini, jam 3 kami berangkat, mungkin jam 4 kami sampai Surabaya, ibuku sudah ada yang menemani ini ada kakaku, bagaimana mbk?” jelas mbak lu smbil bertanya. “oh iya mbak, ibu pean gpp kan? Iya sudah nanti aku tak izin dulu mbak, aku tunggu dikos ya.” Jawabku.

Aku berkabar lagi dengan teman disampingku, “Na, aku nanti pulang duluan ya, ini ternyata mb lu dan temannya mau kesini hari ini, katanya ibunya sudah ada yang jaga”. “oh iya nin, kamu nanti izin aja,” ujarnya.

Tiba-tiba hujan deras untuk area Surabaya dan sekitar, pikirku mb lu dan temannya sekarang pasti kehujanan. Kasian mereka jauh-jauh datang kesini. Pukul pun menunjukan 4 sore dan hujan masih berljalan namun sudah tidak deras lagi, mbak lu pun mengabariku, “aku sudah ada dikosan samean mba”. Aku menjawab “oh ya Allah, iya mbak, sebentar ya mbak, tunggu”. Akhirnya sekitar jam 4.15 aku izin pulang terlebih dahulu karena memang ada orang yang mau beli laptopku dari Gresik, dosenku pun mempersilakanku untuk pulang dulu. Alhamdulillah.

Kami bertemu dikos, aku mb lu dan mb rul (yg mau beli laptop). Aku berusaha menjelaskan semua spesifikasi laptopku lagi ke mb rul, dan kelemahan dan kelebihannya. Sehingga dia bisa mengira-ngira bahwa laptop ini seberapa jauhh performanya. Karena semua data sudah aku pindahkan maka performanya naik daripada yang dulu banyak data.  Alhamdulillah beberapa jam telah bersdikusi, akhirnya mb rul telah memantapkan diri langsung membeli laptop lamaku. MasyaAllah, tabarakallah. Aku berterima kasih pada mb luk yang sudah menginfokan kepada mb rul, aku juga berterima kasih pada mbak rul yang sekali liat langsung jatuh cinta pada laptopku, hehe. Aku juga tak lupa mendoakan agar laptopnya berkah dan manfaat untuk ia dalam membantu pekerjaanya. Setelah itu, hatiku sudah terasa lega sudah bisa menjual laptop lamaku dan tidak lupa mengabari orang tua dirumah bahwa laptopku sudah tejual.

Wau, kalua dilihat dari deretan cerita dari awal aku berniat untuk membeli laptop dan sampai terjualnya laptop lamaku, Allah telah mengatur alur ceritanya dengan sangat rapi dan tidak bisa teduga-duga, dan memang itulah yang terbaik untuku.

Mulai dari awal aku piker aku akan membeli laptop merek Hp atau Lenovo, ternyata aku membeli laptop Asus.

Yang awalnya aku ingin menjual laptop dengan pelan-pelan saja, ternyata Allah kasih jalan langsung ada peminat, dan didalam ceritanyapun dengan adanya kejadian ibu mb lu jatuh dan pertemuan sempat akan ditundah membuat aku sempat meragu sedikit kalua laptop belum terjual dengan cepat, namun dalam hitungan beberapa menit saja mereka berubah pikiran untuk melihat laptop hari itu juga.

See!! It’s real, aku berencana Allah yang menentukan, aku berpikir akan ditunda namun Allahlah yang membolak-balikan keadaan, Allahlah yang mengatur segalanya. Itulah hal kecil yang perlu kita maknai, apakah kita sadar bahwa semua itu atas kehendak Allah, semua itu Allah yang menjalankan. Karena all things in this world dalam kendali Allah Subhanahu wata’ala. MasyaAllah.

What’s thing you can get from my story?

Pertama, yang harus kita ingatkan pada diri sendiri, lagi dan lagi adalah ketika kita sudah merancang sesuatu dengan sebaik-baiknya hal menurut kita, namu kita perlu pupuk keyakinan kita bahwa rancangan Allah itu lebih-lebih dan lebih baik dari pada rancangan kita. That’s true.

Kedua, jangan putus asa berharap kepada Allah, berharaplah yang baik, berharaplah Allah akan membantu kita, yakin bahwa Allah akan memberikan solusi disetiap kejadian yang ada pada dunia ini.

Ketiga, semua itu mudah bagi Allah. Semudah membalikan telapak tangan, ketika Allah mengatakan “Kun Fayakun” everything will happen. That’s totally true.

 

Terima kasih sudah membaca, see you in the next incredible story 😊

 

Thursday, November 18, 2021

Yuk banyak bersyukur!

Sudah kita ketahui bahwa semua yang ada didunia ini adalah sementara, kesenanganpun sementara, kesedihanpun sementara, bahkan rasa sakitpun juga sementara. Jadi jangan kwatir ya, Allah mendengar semua doa-doamu, Allah mendengar keluh-kesahmu. Percayalah Allah akan memberikan akhir yang membahagiakan.

Setelah melewati rasa sakit, aku harus bersyukur Allah masih memberikan kesempatan untuk melanjutkan hidup ini, kesempatan untuk memperbaiki diri, aku yakin sehatnya aku hari ini adalah tidak lepas dari doa-doa kedua orang tuaku, mereka adalah jantung hidupku, tanpa kehadiran mereka di dunia ini, aku tidak akan sekokoh ini, Allah baik sekali rasanya mengirimkan malaikat berupa orang tua untuk menemaniku di dunia ini, semoga Allah selalu melindung mereka. Aamiin ..Yok bisa yok menyelesaikan tugas dunia untuk bekal akhirat. 

Ketika sedang sakit hal yang perlu diingat saat sehat adalah aku harus banyak-banyak bersyukur, memaksimalkan waktu saat sehat untuk beribadah, dan yang paling aku harus lakukan adalah mendoakan keluargaku, orang-orang terdekatku, guru-guruku, teman-temanku, dan semua orang agar diberikan Kesehatan Allah, dimudahkan segala urusan dunia dan akhiratnya, dilapangkan segala pintu rezekinya, dan diberikan Allah keberkahan dalam kehidupannya.

Lagi-lagi karena aku tidak tahu, doa mana dulu yang akan Allah kabulkan, tugasku adalah berdoa, tugasku adalah memohon, dan menghamba pada-Nya. Tidak ada lagi sesuatu yang bisa menolong kita kecuali Allah, Hasbunallah wanikmal wakhil, nikmal maula wanikman nashir

Friday, November 12, 2021

Karomah Kyai Hamid Pasuruan

1.      

        Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=XX1-ZukmDKg

        Bisa beertemu Malaikat Jibril

2.       Bisa ke Masjidil Haram tanpa melakukan perjalanan

3.       Mengetahui Wali Allah

4.       Merubah daun menjadi Uang

5.       Santri berharap ditawari makan oleh Kyai tanpa memberitahu Kyai, akhirnya Kyai memberi makan     santri  tersebut

6.       Santri, Miskad. Kyai bisa mengetahui apa yang akan terjadi

7.       Tiba-tiba didekat Gus Zaki yang sedang sakit

8.       Memberikan amalan kepada sholehudin yang benar-benar terjadi “Hasbunallah Wani’mal Wakhil”

9.       Ketika Kyai Ashad rindu Kyai Hamid, tiba-tiba Kyai Hamid datang ke Kyai Ashad

Sunday, November 7, 2021

Hati yang berbolak-balik

Akhir-akhir ini aku sedang menikmati berbagai tulisan di timeline Quora. Ada yang menarik ada juga yang tidak perlu dibaca, yang pinter-pinternya kita memilih bahan bacaan ya. Sepertinya dari sekian banyak tulisan, aku teringat kalimat-kalimat yang menurutku itu sangat meaningful untuk diresapi dan direnungkan. Apa kalian penasaran dengan kalimat-kalimat tersebut?

Baiklah, aku akan mencoba menuliskan apa yang aku dapatkan untuk kalian.

Bahasan di Quora tersebut tentang penciptaan hati manusia.

 “sungguh baiknya Allah kepada kita, Allah menciptakan hati kita tidak untuk merasakan satu perasaan saja, namun, Allah mempunyai kuasa untuk membolak-balikan hati kita sesuai dengan kehendak-Nya.”

Di bahasan tersebut, penulis juga menuliskan bahwa dia membaca buku dengan judul “Seni Tinggal di bumi” karya Qoonita. Yang mana aku juga mempunyai buku itu, aku telah mengatamkan buku itu, namun apa dayanya ketika sudah terfokus dihal lain, aku lupa pesan-pesan penting dari tulisan Kak Qoonita. MasyaAllah, tabarakallah.

Penulis di Quora menyatakan bahwa di dalam buku “Seni Tinggal di Bumi” membahas betapa sempurnanya Allah menciptakan hati kita dengan kondisi yang tidak tetap. Jika saja hati ini tidak bisa berbolak-balik maka hati akan merasakan satu perasaan saja. Semisal hati kita sedang sedih, jika hati tidak berbolak-balik maka hati kita akan sedih selamanya, tidak enak bukan? pun sebaliknya, jika hati kita sedang senang, jika hati kita tidak bisa berbolak-balik maka hati kita akan senang selamanya, dan senang selamanya juga tidak baik. Maka dari itu Allah mempunyai kuasa untuk membolak-balikan hati kita, terkadang kita sedih karena suatu hal, boleh jadi beberapa jam kemudian hati kita akan senang karena Allah telah membolak-balikan hati kita. Jadi mari kita bersyukur atas segala rahmat yang Allah berikan kepada kita semua. MasyaAllah. 

Dari penjabaran diatas aku lebih paham lagi bahwa hati ini memang bukan milik kita, hati kita adalah milik Allah, sehingga Allah yang berkuasa penuh untuk membolak-balikan hati kita. Namun, jika kita tidak mawas diri, berhati-hati menjaga hati, hati kita akan cepat rapuh dan lemah karena iman yang naik turun kepada Allah. Maka dari itu, agar Allah selalu mengendalikan hati kita, tugas kita adalah terus meminta perlindungan dari-Nya, meminta untuk menguatkan hati kita. Jangan sampai hati ini kita serahkan diselain Allah, maka boleh jadi hal lain itu yang secara perlahan akan mengendalikan hati kita. Jangan sampai yaa.. bismillah kita semua bisa ya..

Dan lain dari tulisan ini adalah jika hatimu tidak baik-baik saja, jangan malu untuk meminta doa dari kedua orang tuamu, karena doa orang tua adalah doa yang paling mujarab untuk anak-anaknya.

 

 

Saturday, November 6, 2021

Habis Gelap Terbitlah Terang

Lagi-lagi Allah memberikan jalan, memberikan jawaban, memberikan pertolongan, ketika kamu benar-benar meminta pertolongan-Nya dengan sabar. Jadi sabar ya, sedih itu tidak selamanya ada di dirimu, begitu pula dengan kesenangan, keberadaanya juga hanya sementara, sehingga saat ini waktumu meminta dan terus berdzikir kepada-Nya, mengingat-Nya. You can do it!

Nikmatilah waktu sekarang ini dengan banyak-banyak mengingat Allah, karena itu tidak ada ruginya, malah pertolongan Allah akan semakin dekat untukmu yang perlu pertolongan-Nya.

Sabar ya, di dunia memang tempatnya berjuang. Nikmatilah hari-harimu dengan kebaikan-kebaikan yang bisa kamu lakukan.

Semangat ya, sebentar lagi sampai. Percayalah, habis gelap terbitlah terang.


Friday, August 27, 2021

Memberi Hadiah

Paginya aku sempat drama di rumah, niatku ingin membuat telur dadar untuk sarapan, namun tiba-tiba ibu mengomentariku dengan nada yang keras,”ya nggak bisa to misah kuning dan putih telur pakai itu” . Aku tahu niat ibuku sih memberi tahuku, tetapi niatnya disampaikan dengan nada yang keras dan seperti marah, hatiku tidak bisa menerima itu, hatiku tiba-tiba sedih, dan lebih baik aku mengurungkan niat untuk memasak. Kemudian aku meninggalkan dapur tanpa berkata-kata dengan membawa semangkuk telur yang siap untuk didadar.

Lalu, aku menangis tersedu-sedu di kursi rumah sebelah. Sepertinya hatiku sangatlah sensitive untuk suara yang keras seperti membentak, hatiku memang belum bisa menerima apapun bentuk nasihat dengan nada yang tinggi, walapun sudah sedewasa ini umurku, namun diri ini masih belajar menata hati untuk hal-hal seperti itu. Aku akui, aku masih rapuh untuk itu, dan mungkin ini salah satu kekuranganku yang harus aku sadari. Ya memang seperti itu jika aku menilik kejadian-kejadian kebelakang, aku belum bisa menerima nada-nada tinggi, nada-nada keras, marah-marah, dan sebangsanya, ya aku kira aku bisa menerima, namun dengan air mata yang terus mengalir, entah itu selama setengah jam ataupun satujam lebihpun aku pernah mengalaminya.

Tapi anehnya, saat aku bisa menangis selama itu, setelah itu hatiku lega, aku lebih bisa menerima keadaan setelahnya. Oh, i think "crying" is the way how I heal myself. Mungkin ini berlaku disebagian orang, bahwa menangis bisa melegakan hati, mencurahkan segala emosi, dan meringankan kesedihan. In result, terbukti bahwa menangis tanda kita masih bisa merasakan emosi sebagai manusia, it’s normal, dan itu salah satu cara healing diri kita dari segala bentuk kesedihan yang akut, that is why kenapa orang-orang saat sedih itu menangis, itu karena hati mereka sedang bergejolak, dengan menangis segala emosinya bisa diluapkan dan that is great, tidak apa-apa.

Karena alasan-alasan diatas yang aku sebutkan, aku sekarang tidak takut untuk menangis, karena itu membuatku lega, jika kamu menangis juga tidak apa-apa kok, it’s normal, karena menangis bukan berarti kamu lemah, tetapi menangis akan membuat kamu kuat, karena setelah itu kamu sadar bahwa you have to accept what God gives to you, right?

Setelah, berlama-lamaan menangis karena perkataan ibu, you know what?

Siangnya, ibuku kepasar, dan pulang-pulang ibu membelikan aku pakaian-pakaian baru, tidak hanya satu biji, ibu beli pakaian-pakaian baru banyak untukku, karena itu yang aku butuhkan, pakaian lama sudah tidak layak dipakai. Whatt? Kamu tahu apa arti perbuatan ibu ini?

I don’t even think like this.

Dengan kejadian tadi pagi, ibu mencoba menyenangkan hatiku dengan membelikanku pakaian-pakaian baru, ibu mencoba menghiburku karena tadi pagi aku merasa sedih, mungkin karena terlihat dari mata sembabku saat aku dilihatnya.

Sebenarnya satu jam setelah kejadian, setelah aku menangis aku sudah memaafkan ibuku, namun aku tidak mau berinteraksi lama saat itu, aku pikir mungkin sorenya sudah seperti biasa. Wah, ibuku  ternyata punya usaha lain untuk membuat suasana hatiku lebih hangat lagi dengannya, dengan membelikanku pakaian.

Dengan rasa senang karena dibelikan pakaian baru J, aku tahu secara tidak langsung itu adalah cara ibuku meminta maaf, yaitu memberi hadiah. Dalam hatiku berkata untuk ibu “ibu, walaupun kau tidak membelikan aku hadiah, aku telah memaafkanmu ibu, kejadian tadi pagi memang gejolak hatiku yang terlalu sensitive, dan setelah itu aku akan baik-baik saja ibu, hanya butuh waktu”.  Tapi, cara ibu sangatlah ampuh untukku, ibu mempercepat caraku untuk menerima hal yang sudah terjadi. Terima kasih ibu sudah mengajarkanku cara ini.

Hari ini aku belajar bahwa “jika kita berbuat kesalahan kepada seseorang, dan tak mampu berucap maaf, carilah cara lain sebagai bentuk kata maaf, salah satunya adalah memberikan hadiah  untuknya”. 

Sebenarnya ibu sendiri tidak bermaksud untuk memarahiku, ibu tidak bermaksud untuk menyakitiku, setelah aku menangis barulah sadar kalau ada hati yang sensitive dengan perkataan, sehingga bisa kita ambil pelajarannya yaitu, “terkadang kita tidak sadar bahwa apa yang kita ucapkan itu menyakitkan hati orang lain, oleh karena itu, kita perlu intropeksi ucapan kita, apakah ucapan dan perilaku kita itu menyakitkan orang lain? Jika mungkin jawabannya iya, carilah cara untuk melakukan sesuatu sebagai bentuk rasa minta maaf. Dan jika kita tidak sadar bahwa kita telah melakukan kesalah, perlulah kita beristigfar semampu kita kepada Allah, karena Dia yang tahu segala bentuk perbuatan kita.”

Semoga Allah menjaga lisan dan perbuatan kita agar tidak menyakiti hati orang lain yaaa.

Hari ini aku berterima kasih kepada ibuku yang telah mengajarkanku satu bentuk pelajaran kehidupan yang sangat bermakna, memberikan aku cara untuk bekal dikemudian hari yaitu memberikan hadiah kepada orang lain adalah bentuk kasih sayang kita.

Aku harap hari ini kamu juga mendapatkan pelajaran dari apa yang telah ibuku lakukan kepadaku.

See you in the next story....

Tuesday, August 24, 2021

Rasa Cukup #menenangkandiri

Menyederhanakan bahagia dan mengistimewakan rasa cukup itu seperti mutiara untuk hati dan diri, menjadi pusat ketenangan soal rezeki dan kejadian apapun, sebuah mutiara yang jarang ditemukan pada kebanyakan orang

Dan jadikanlah diri kita menjadi berharga dengan hadirnya rasa cukup, berhiaskan rasa syukur yang luas dan menerima semua ketetapan-Nya dengan ikhlas Rasa cukup.

  (Hal 66, Menenangkan Diri, by Jundi Imam Syuhada)