Reading

You have to read a lot, you will find a wonderful word.

BE HAPPY

If you're happy, you will spread your happiness around you.

BE KIND

The world needs you to be nice and great person.

Grateful

What thing you have know is the best thing for you, be grateful of it.

Never stop traveling

Go to some where with your friends that makes you more relax.

Achieve your dreams!

Make people proud of you.

Achieve your dreams!

Make people proud of you.

Tuesday, August 10, 2021

siapa tahu?

Saat hati bergemuruh, pikiran penuh, dan tidak tahu harus bagaimana, saat itulah kamu harus sadar bahwa yang bisa menenangkan dirimu hanyalah penciptamu. Tidak ada yang bisa mengendallikan hati kecuali sang pemilik hati. Tidak ada yang bisa merubah kondisi hati dan pikiran kecuali sang pemilik hati dan pikiran. Seperti yang telah kamu ketahui bahwa hati, pikiran, bahkan hidup kita adalah milik Sang Pencipta.

Mari serahkan segala yang terasa berat kepada-Nya, Sang pemberi pertolongan. Hanya kepada-Nyalah kita semua berserah dan berharap. Yang perlu diingat adalah jangan sekali-kali berharap kepada manusia, karena manusia juga makhluk biasa yang punya kekurangan dan kelemahan, bisa jadi kekecewaan yang akan datang saat kita berharap kepadanya. Namun, ketika kita berharap hanya kepada Allah, Sang Pencipta semesta, maka tidak akan pernah kita temui kekecewaan.

Mungkin dewasa ini sangat berat bagi kita dalam mengambil keputusan yang besar dalam hidup, mungkin dewasa ini membuat kita berpikir berulang-ulang untuk bertindak, dan mungkin dewasa ini kita harus benar-benar sadar bahwa semakin dewasa semakin berat pula amanah yang harus kita ambil, peran yang harus kita lakukan, dan kerelaan menerima dalam segala bentuk kejadian.

Aku katakan kepada diriku sendiri, dan kita semua yang beranjak dewasa, tidak apa-apa jika kamu tidak baik-baik saja sekarang, namun pastikanlah kepercayaanmu yang kuat atas masa depan yang baik tidaklah pudar. Kita semua harus percaya ya, apa-apa yang telah Allah takdirkan untuk kita adalah takdir terbaik. Mari memohon untuk diberikan kelapangan dada menerima segala bentuk takdirnya. Aku katakan tidak apa-apa jika kamu belum mempunyai banyak pencapaian di umurmu sekarang, toh banyak hal kecil yang mana jika kamu istiqomahkan akan menjadi sebuah pencapain besar kelak nanti, tetaplah berdoa kepada Allah, dan berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki diri. insyaAllah kebaikan selalu Allah berikan kepada kita semua.

Intinya, menjadi dewasa itu mungkin tidaklah mudah, namun ketika kita serahkan segala perkara dunia dan akhirat kita kepada Allah, meminta bantuan dan pertolongan-Nya, insyaAllah segala sesuatu akan terasa mudah dan indah.

Sabar ya buat kamu semua yang sedang berusaha menjadi lebih baik lagi, kamu bisa, dan aku juga bisa!!

Mari menikmati perjalanan kita masing-masing, siapa tahu suatu saat yang tidak terduga kita mendaptkan kejutan special dari Allah, bersiaplah!!

 

 

Saturday, August 7, 2021

Menyenangkan orang lain

Agenda kemarin sudah terlewati, agenda apa? Yaitu kondangan ke salah satu temanku. Aku bersama dua sahabatku sudah merencanakan berangkat bersama dari rumah nisa. Alhamdulillah, selesai sholat dhuhur aku berangkat kerumah nisa dan bertemu dengan dua sahabatku, nisa dan ima.

Setelah sampai dirumah nisa, kami ngobrol melepas penat, dan nisa juga berencana mengajak aku dan ima untuk jalan-jalan. Aku sih oke-oke saja, begitupun dengan ima, ima selalu siap sedia untuk diajak kemana-mana.

Sesampainya dirumah temanku yang menikah, kami juga ngobrol denganya, eh ternyata bapaknya temanku tadi teman smp bapaku, akhirnya beliau cerita panjang lebar. Ya alhamdulillah, bisa cerita kesana kemari. Karena waktunya sudah mulai sore, akhirnya kami pamit, dan aku bersama-sama sahabatku melanjutkan perjalanan.

“hayo, enaknya kemana”. Tanya suami nisa sambil nyetir.

“Bara-bara”. Jawab nisa

“Bara-bara? Apa itu nis?” tanya ima

“Bara Api.” Saut suami nisa.

Dan kita semua tertawa lepas.

“nanti tahu” jawab nisa

“iya soalnya, udah jam segini, mau ke pantai tuban ya kasian nanti pulangnya kejauhan” ucap suami nisa

“iya, karena jauh sih” sahut ku.

“gara-gara nanin deh, kalau gak jadi ngelesi gak bilang, seharusnya lebih awal kesini” ucap nisa sambil ketawa mringis

“hahahahaha, ya gimana ya,, ibunya enggak ngabarin, trus tadi aku bilang”ibu, minta tlong kalau tidak jadi les mohon dikabari ya, biar tidak saya tunggu.” Jelasku

“haahaa, ternyataaa murid juga ngegosting yaa..” sahut suami nisa

“ hahahahaaha” semua tertawa bersama-sama

“la iya, makanya itu” jawabku

“itu ninn, namanya ngegosting,, hahahhaaha”  sahut nisaa

“aduh-aduh, payah” jawabku.

Dan kami melanjutkan perbincangan selama perjalanan

Dikarenakan waktu sudah mulai sore, kami memutuskan untuk mencari makan saja.

Setelah mobil berhenti, kami keluar dari mobil,

“oalah, ini to bara-bara” ucapku

“iyaa, bara-bara” sahut nisa

“aku juga baru tahu ini” potong ima

“ayuuk masuk” ucap nisa

 

Akhirnya kami makan di bara-bara resto

Kami menikmati makanan yang telah kami pesan, sambil berfoto bersama dan cerita kesana-kesini. Alhamdulillah kami diberikan kebahagiaan, walupun hanya makan bersama tetapi kami bahagia bisa berkumpul. Hari ini seperti nisa dan suami berbagi kebahagian dengan kami, semoga Allah membalas kebaikan kalian ya.

Dan setiap kami kumpul, kami jarang foto bersama, akhirnya kali ini kami mengabadikan moment kebersamaan kami.

“Nis, ini uang makannya tadi.” Ucapku

“Aduuh, tidak usah, makasih aku udah ditemani jalan-jalan ya. “ ucap nisa

“lho nis, makasih banyak yaa.” Ucapku

“sama-sama” ucap nisa

Secara tidak langsung nisa dan suami sedang menyenangkan kami, sedang berbagi kebahagiannya untuk aku dan ima, sedang mentransfer energi positifnya, walaupun itu hanya sekedar mentraktir kami makan, ngobrol bersama, dan menikmati perjalanan, semoga bumil sehat-sehat selalu ya, terimaksih sudah sayang dengan kami. Terimakasih banyak ya Allah telah menjaga tali persahabatan kami. Aku bahagia, dan aku senang bisa berkumpul bersama sahabat-sahabatku. Jaga mereka ya Allah dari segala marabahaya, lindungi mereka ya Allah.

Ternyata, menyenangkan orang lain bisa menaikan imun, ternyata berbagi cerita, melakukan perjalanan bersama akan membahagiakan hati. Oleh karena itu, jika hatimu sedang sedih mari berusaha menyenangkan orang-orang terdekat kita, dipastikan sedih itu akan hilang begitu saja.

 

Friday, August 6, 2021

mencari temannya

 Setelah melaksanakan sholat magrib aku siap-siap untuk menjemput neneku, ya kalu kalian membaca alur ceritaku dari awal pasti tahu ceritanya ya. Karena nenekku sekarang sudah tinggal sendiri sehingga setiap hari aku harus menjemputnya untuk tidur di rumahku. Sore itu setelah melaksanakan sholat magrib, aku jemput nenek, namun nenekku bilang “habis isya’ aja ya kerumahmu”, aku jawab “iya.”

Tidak lama kemudian, berkumandanglah adzan isya’ dari masjid dekat rumah nenekku, dengan spontan nenekku bilang “aku mau kemasjid, kamu ikut nggak?” ... lalu aku menjawab “hmmm, ya aku ikut.”   Si nenekku merespon “yasudah, ambil wudhu sana, aku siapkan mukenanya”.

Setelah mengambil wudhu, aku mengenakan mukenaku, dan berangkat ke masjid bersama nenek.

“yang biasanya ikut ke masjid siapa, nek?” tanyaku

“ya banyak,..” lalu nenekku menyebutkan satu per satu siapa saja yang biasanya ikut.

“ooo,,” jawabku sambil menapaki jalan paping menuju masjid.

Setelah sampai dimasjid, aku menemui wajah-wajah familiar. Ya mereka juga pasti mengenalku, hanya senyuman manis yang bisa aku berikan. Namun, kami tidak bisa banyak bicara panjang lebar karena sebentar lagi iqomah sudah dikumandangkan.

Selesai sholat isyak, seperti biasa, kami bersalam-salaman. Dan melanjutkan dzikir dan berdoa yang dipimpin oleh imam sholat. Setelah melaksanakn sholat, kami semua beranjak dari tempat kami sholat, namun neneku beranjak dahulu daripada aku, sehingga aku berada dibelakangnya. 

Sebelum aku sampai di tempat pelepasan sandal, ada yang mengajakku bicara,

“jemput nenek, mbak nanin.” sapa dia

“ooh, iyaa.. “ jawabku.

“kalau jemput jangan habis margrib ya, habis isyak saja, nanti aku tidak ada temannya berjamaah.” Kata ibu tadi.

“oh iyaa, nenekku selalu ikut ya bu” tanyaku.

“iya, kalau ada nenekmu kan bertambah jamaahnya, biasanya ya kalau sepi sekali cuma ada aku dan hindun (Anaknya”. Pungkas ibu tadi sambil berjalan pulang ke rumahnya.

“oh iya, serasa masjid jadi rumah sendiri ya.” Jawabku dari jauh

Dari apa yang telah ibu tadi katakan, ternyata selama ini yang jarang absen dari masjid adalah neneku, walaupun sudah tua tapi semangatnya ke masjid luar biasa, masyaAllah, semoga semangatnya menular ke aku.

Mungkin ada beberapa orang-orang dekat masjid yang selalu ikut sholat berjamaah, dan mungkin nenekku adalah salah satu jamaah yang sering ikut sholat berjamaah tersebut. Oleh karena itu, ketika neneku absen sholat berjamaah, ya pastinya mereka yang sering ke masjid akan menanyai keberadaan nenekku. Oleh karena itu, ibu tadi menyarankanku kalau jemput nenek setelah selesai sholat isyak agar nenekku bisa berjamaah di masjid bersama ibu tadi, sebagai teman di masjid. MasyaAllah.. begitulah teman yang baik ya, ketika ada temannya hilang dia mencari temannya.

Yang dapat kita ambil pelajarannya dari cerita tersebut adalah yuk mari sama-sama kita mengingatkan diri sendirim terutama untuk aku untuk mencontoh kebaikan-kebaikan yang telah ibu dan nenekku lakukan, semoga semangat mereka mencintai masjid menular ke kita. aamiin yarobbal’alamin

Friday, July 30, 2021

Mencontoh doa Nabi Ibrahim

 

Puji syukur kehadirat Allah Subhanahuwata’ala

Alhamdulillah ya Kita masih diberikan kesehatan, nikmat iman, dan kebahagian.

Bagaimana kabarnya?

Aku harap kalian semua baik-baik saja ya.

Apa hari-hari ini kalian sibuk sekali? Tapi jangan lupa ya tetap menjalin silaturahmi dengan keluarga kalian. Semoga kita semua dalam lindungan Allah subbhanahu wata’ala, Aamiin

Apa ada diantara kalian yang sedang sedih?

Aku kira sedih itu wajar, tapi ingat ya, kesedihan tidak selamanya ada disisi kalian, insyaAllah setelah kesedihan yang menimpa akan datang kebahagiaan. Percayalah, Allah itu Maha Baik kepada seluruh mahkluknya, jangan kwatir ya, semua sudah di jamin oleh Allah, karena kita adalah makhluk-Nya, Allah pasti akan memberikan apa-apa yang terbaik untuk kita.

Teman-teman aku juga minta doanya ya, semoga segala urusanku dimudahkan Allah, Aamiin

Semoga apa yang diamanahkan Allah kepadaku, semoga aku bisa mengembannya dengan baik. Aamiin. 

pun dengan kalian, semoga apapun amanah yang diberikan Allah kepada kalian, semoga Allah bantu mengembannya, memudahkan segalanya, Aamiin yarobbal'alamin.

Kemarin aku sempat nonton sebentar series kajian di yutub namanya “letter to Allah”. Salah satu ilmu yang mengena yang aku dapatkan adalah sesudah kita melakukan kebaikan, kita dianjurkan untuk mendoakan kebaikan yang telah kita lakukan, karena kita tidak tahu amal kebaikan mana yang Allah terima, oleh karena itu agar amal kebaikan kita diterima Allah, maka sebaiknya kita berdoa yaitu doa yang telah Nabi Ibrahim contohkan “Rabbana taqaballminna, innaka anta-sami’ul alim”.

Dimana saat Nabi Ibrahim diminta Allah untuk membuatkan rumah di mekkah, yaitu sekarang yang kita kenal ka’bah, setelah Nabi Ibrahim menyelesaikan pembuatan ka’bah dengan Nabi Ismail, beliaupun berdoa

“Rabbana taqaballminna, innaka anta-sami’ul alim”,

yang artinya : “Ya Rabb kami, terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”

MasyaAllah, dari peristiwa Nabi Ibrahim, kita dapat menyimpulkan bahwa kita dianjurkan untuk berdoa agar segala amalan kita diterima Allah, dengan ucapan “Rabbana taqaballminna, innaka anta-sami’ul alim”

Pasti dari kalian sudah familiar yaa dengan doa tersebut, namun, bagiku doa tersebut termasuk baru, pernah sekilas saja membaca doa tersebut, namun tidak memperhatikan betul apa inti dari arti yang sesungguhnya.

MasyaAllah, ilmu baru yang aku dapat dari salah satu ustad favoriteku, yaitu ustad oemar mita. Barakallah fiik untuk ustad oemar mita. Aamiin

 

Jadi teman-teman, ayoook kita amalkan bareng-bareng ya doa tersbut, disetiap kita melakukan kebaikan yuk mengingatkan diri untuk baca  doa “Rabbana taqaballminna, innaka anta-sami’ul alim”. Jangan lupa share ke orang lain yaa..

 

 

Monday, July 26, 2021

Mood


Mood atau bisa diartikan dengan keadaan atau suasana hati atau pikiran kita. Hmm, okay, aku kira kalian sudah tahu ya apa artinya “mood” pada umumnya. Kali ini aku akan bicara tentang mood. Banyak sekali sebab-sebab yang mempengaruhi mood kita, entah itu pengaruh dari dalam ataupun dari luar yang menyebabkan mood bisa menjadi baik ataupun buruk. Terkadang, kalian pasti mendengar atau membaca kalimat seperti ini “mood dia sedang gak baik” atau “moodku sedang tidak stabil” atau “moodku sedang bagus sekali”.

Ada banyak penyebabnya mood bisa naik turun, salah satu penyebab mood itu berubah ubah adalah karena kandungan makanan yang kita konsumsi. Ternyata makan makanan tertentu bisa membuat mood kita berubah ubah lho. Makanan bergizi akan membuat mood kita bagus, pun sebaliknya lho. Seperti apa yang telah aku baca sekilas di berita yang di muat di Kompas.com, bahwa nutrisi makanan yang masuk ke dalam tubuh mengpengaruhi tubuh, sehingga jika tubuh tidak sehat dan bugar semua itu akan mempengaruhi suasana hati kita.  Hmm masuk akal sih ya! Semisal kita makan makanan yang pedas atau makan makanan cepat saji, makanan cepat saji tersebut akan mempengaruhi kerja otak kita bahkan berdampak negatif pada otak (merdeka.com). dalam artikel yang dimuat di Merdeka.com “5 makanan yang tanpa kamu sadari bisa jadi penyebab bad mood” ternyata salah satunya adalah makanan cepat saji. Dalam artikel tersebut mengatakan bahwa penelitian menunjukkan bahwa produk makanan olahan bisa menimbulkan depresi, agresi, kecemasan, serta kondisi mental lainnya. Jadi, sebaiknya yaa kita menjaga pola makan kita sehinga kita bisa mengontrol kondisi mood kita dengan baik.

Nah, bicara tentang bad mood or good mood. Apa kalian pernah berpikir bagaimnaa kondisi mood teman bicara kita ketika berbicara dengan kita?

Mungkin kalau kita sedang melakukan percakapan langsung face to face, kita bisa mengidentifikasi mood lawan bicara kita dengan raut muka mereka, dengan logatnya, dengan nada atau intonasi bicaranya, sehingga dari hal-hal tersebut kita bisa mengira oh ternyata dia sedang tidak mood atau sedang tidak baik baik saja suasana hatinya.

Nah guys, bagaimna dengan kondisi sekarang yang sering kita lakukan dimasa pandemi ini, kita di tuntut untuk selalu berkomunikasi virtual dengan teman-teman kita, bagaimana cara mengidentifikasi mood lawan bicara kita di dalam virtual?

Aku kira hal ini sangatlah sulit untuk ketahui ya, kita tidak tahu mood seseorang dalam virtual yang sebenarnya bagaimana, ada yang menggunakan emoticon2 tertentu untuk menyampaikan bahwa suasana hatinya adalah sesuai emoticon, tetapi kita juga tidak bisa percaya begitu saja kan? Boleh jadi emoticon2 tertentu hanyalah sebuah usaha untuk menyenangkan lawan bicaranya atau itu memang murni suasana hatinya. Who knows?

Yang aku tahu, dalam agama islam diajarkan bahwa kita harus menyampaikan sesuatu dengan cara yang baik, ketika orang dalam virtual menyampaikan dengan baik, ya kita baiknya menanggapi dengan baik, jangan sampai banyaknya waktu kita dalam berkomunikasi dengan orang lain membuat kita seenaknya saja merespon orang lain, sehingga membuat orang lain sakit hati.

Semoga semakin dewasa semakin pandai kita berkomunikasi, pun denganku, aku masih beljar banget tentang bagaimna berkomunikasi yang baik dalam virtual maupun face to face. Jangan sampai mood kita bisa menyakiti hati orang lain, jika kita dalam mood yang tidak baik lebih baik kita memperbaiki mood kita sejenak, lalu sesudah membaik kita bisa berkomunikasi lagi dengan orang lain. Karena berkomunikasi yang baik dengan orang dapat dikatakan pula kita berbuat baik kepada orang tersebut. 

Yuk terus berbuat baik ya,

Tetap sehat dan bahagia yaa

 

Sunday, July 11, 2021

No matter what ~

        Kejadian demi kejadian akan melatih kita menjadi orang yang lebih dewasa. Sadar ataupun tidak, diri kita akan terbentuk dengan hal-hal yang pernah kita alami sebelumnya. Bagaimana kita bersikap juga akan dipengaruhi oleh apa yang sudah terjadi pada diri kita. Contoh kecilnya saja seorang anak kecil yang merengek kepada orang tuanya untuk dibelikan permen lolipop, mengapa dia merengek? Karena dia penasaran dengan rasa permen tersebut karena belum pernah memakannya sebelumnya, oleh karena itu wajar jika dia ingin memiliki permen tersebut. Namun ketika sudah mendapatkannya, dan ternyata dia tidak suka dengan rasa permen tersebut, pasti suatu saat ketika dia melihat penjual lolipop tidak tertarik lagi untuk membelinya karena dia sudah pernah merasakan permen tersebut. See??? Karena si anak itu sudah mengalami kejadian membeli lolipop, sudah mempunyai pengalaman  merasakan permen lolipop, maka dia tidak lagi menginginkan lolipop. Secara tidak langsung, kejadian membeli lolipop sudah membuat anak tersebut berpikir dan melatih untuk bagaimana memilih permen yang enak. Dalam kejadian tersebut, satu titik kedewasaan anal sudah bisa berkembang dalam hal memilih makanan yang enak.

        Sama halnya dengan kita sebagai orang dewasa, banyaknya pengalaman dan kejadian yang telah kita lewati harusnya membuat kita semakin dewasa dan bijak dalam bersikap. Semakin rumit suatu kejadian yang telah kita alami semoga itu bisa membentuk cara berpikir kita lebih  bijak lagi, lebih kalem, dan lebih tenang.

Aku pikir kalian yang sudah menginjak usia 20th keatas akan berpikir setiap ingin melakukan sesuatu, ya bukan? Iya karena sudah saatnya kita menggunakan akal dan pikiran kita agar bisa mempertimbangkan sesuatu, walaupun tingkat pemikiran orang berbeda-beda, namun dalam usia tersebut pasti sudah memiliki lumayan banyak pengalaman yang membuat diri lebih dewasa.

Namun, memang yaa, kedewasaan itu perlu di asah dan terus dikembangkan, kalau usia kita sudah lebih dari 20th, namun kita masih saja seperti kanak-kanak cara berpikir kita, ya mungkin itu saatnya kita harus mengasah tingkat kedewasaan kita ke tingkat yang lebih tinggi, dengan apa? Dengan mencoba mencari pengalaman-pengalaman tertentu yang dimana kita dituntut untuk menyelesaikan masalah dalam kejadian tersebut. It will grow our maturity. 

Apapun kejadian yang telah kalian hadapi, sepekik apapun itu, sesulit apapun itu, sesedih apapun itu, sehancur apapun itu, percayalah itu semua akan membuat dirimu lebih dewasa dalam menyikapi kehidupan. You have to remember that Allah always with you, don’t lose your hope from Allah, Allah is hearing your dua,  Allah is seeing your effort adn your sabr. Let Allah guides your direction. Remember! Everything is temporary, you will be shine again, you will be ok, again. It is because Allah will help you in any situation you face. No matter how mess you are, Allah still loves you more than you love yourselves.

 

Jangan sampai kita putus asa yaa, masih ada banyak hal yang perlu kita pelajari. Yuk sama sama perbaiki ibadah kita. love you guys from here.... 

Saturday, July 10, 2021

Durasi dan keberkahan~

        Setiap kita mempunyai durasi yang berbeda dalam segala hal, baik dalam konteks pencapaian, pembuktian, pengorbanan, perjuangan, bahkan kesuksesan dalam berkarir. Kita tidak bisa menyamaratakan  proses kesuksesan kita dengan orang lain. Boleh jadi proses kita lebih pendek dalam pencapaian kesuksesan, sehingga di waktu muda kita sudah bisa dikatakan sukses, namun berbeda dengan orang lain, mungkin mereka lebih panjang prosesnya, punnbisa sebaliknya, proses kita panjang dan proses orang lain lebih pendek. Allahualam.
        Tetapi hal yang tepenting dalam kesuksesan itu bukan berpusat pada prosesnya saja, namun keberkahannya juga. Proses lama dengan diimbangin keberkahan akan menjadi kesuksesan itu lebih lama dan akan akan membuat diri lebih bertumbuh dalam proses tersebut.

Lalu menurutmu kesuksesan menjadi berkah itu yang bagaimana?

    Menurutku kesuksesan  yang berkah adalah ketika kita bisa membuat orang lain tertular manfaatnya dari apa yang kita miliki.  Berkah itu ketika kita bisa bermanfaat bagi orang lain, bermanfaat bagi orang lain tidak hanya kita bisa memberikan uang kepada orang lain, tetapi ketika kita bisa menjadi tempat rujukan orang lain bertanya adalah hal lain yang disebut bermanfaat. Karena secara tidak langsung mereka percaya bahwa kita telah mempelajari ilmu tertentu yang dianggap lebih mengerti, oleh karena itu bermanfaat untuk orang lain tidak hanya berbentuk materi yaa, tetapi bisa berbentuk ilmu, waktu, tenaga, dan pikiran. Jadi kita yang sudah dewasa ini harus meluaskan pikiran agar tidak sempit mengartikan sebuah term tertentu.
       Okay dari sini kita sama-sama paham yaa, kalau kita mempunyai durasi yang berbeda dalam apapun di dunia ini, termasuk pencapaian kesuksesan. Dan keberkahan juga tidak kalah penting dari proses kesuksesan tersebut, disamping kita percaya kalau proses itu penting, kita juga harus tekankan bahwa keberkahan juga jauh lebih penting dari proses dan hasil kesuksesan.

 

Don’t worry about tomorrow, it will be fine.

Just do your best today.  Seenyou next😉😉😉